Rekomendasi steve johnson lH UZuoG aY unsplash

2 Rekomendasi Obeng Tespen & Jenisnya

Jika anda cukup sering berhubungan dengan peralatan elektronik, pasti sudah tidak asing lagi dengan perkakas bernama obeng tespen. Sekilas bentuknya memang sama dengan obeng minus, tetapi kegunaan atau fungsi utama dari tespen adalah mengecek voltase listrik. Karena dibutuhkan oleh banyak orang, ada cukup banyak merk obeng tespen yang dijual melalui marketplace, dan akan dibahas selengkapnya di sini.

Tips Memilih Obeng Tespen

Obeng tespen memiliki fungsi  yang utama untuk mengetahui ada atau tidaknya tegangan dan arus listrik yang mengalir pada suatu instalasi listrik. Namun di luar fungsi utama tersebut, alat ini juga bisa digunakan untuk mengencangkan atau melepaskan sekrup. Oleh karena itu, banyak orang yang menyebutnya sebagai voltage pen atau voltage detector.

Ketika akan membeli sebuah merk obeng taspen, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, seperti komponennya, jenis obeng yang akan dibeli, dan fitur tambahan. Berikut selengkapnya.

1. Mengenali komponen pada obeng tespen

Untuk bisa bekerja dengan baik, sebuah obeng tespen tentu memiliki komponen-komponen tertentu. Yuk kenali dulu komponen tersebut sehingga Anda bisa mengoperasikan obeng dengan baik nantinya.

Touch pole

Semacam tombol ‘on’ pada obeng tespen. Anda harus menekan komponen ini terlebih dulu ketika mau menggunakan obeng tersebut.

Diode atau lampu indikator

Fungsinya sebagai menyala penanda dari objek yang diuji. Komponen ini akan menyala jika obeng tespen menyentuh peralatan bertegangan listrik.

Resistance block

Biasanya terbuat dari arang, fungsinya untuk menghambat arus listrik yang masuk ke obeng tespen. Adanya komponen ini mampu menekan resiko terjadinya overload aliran arus listrik ke dalam tespen.

Test contact bit atau probe

Komponen ini berfungsi untuk ditempelkan ke benda yang akan dicek. Bentuknya seperti mata obeng minus/plus, jadi Anda juga bisa memakainya untuk membuka atau menutup sekrup berbentuk serupa.

Karena berhubungan dengan listrik, maka seluruh komponen obeng tespen itu dilapisi oleh lapisan isolator. Dengan demikian, pengguna pun bisa mengoperasikan obeng dengan aman tanpa perlu khawatir tersengat listrik.

2. Memilih berdasarkan tipe obeng

Mau obeng tespen seperti apa yang Anda perlukan? Apakah tespen mekanik, digital, contactless, atau tipe lainnya? Supaya tidak salah pilih, mari kenali dulu beberapa tipe obeng tespen.

Obeng tespen manual

Tespen tipe ini bisa dibilang merupakan perkakas yang “legendaris” dan multifungsi. Bisa dgunakan sebagai obeng, bisa juga sebagai tespen. Tidak heran kalau banyak orang tetap mencarinya, walaupun obeng ini bekerja secara manual. Apa lagi, harga jualnya sama sekali tidak mahal, bahkan yang kurang dari 10 ribuan rupiah pun ada.

Baca Juga:  8 Makanan Khas Lebaran yang Paling Populer di Indonesia

Obeng tespen digital

Bentuk obeng tespen ini mirip dengan termometer digital, tetapi beda fungsi, ya. Cara pakainya juga mudah, tinggal tempelkan probe ke alat listrik yang ingin dicek, dan tunggu beberapa saat sampai nilai tegangan listrik ditampilkan pada layar. Tespen digital juga sudah dilengkapi indikator bunyi ketika dilewati arus listrik.

Non-contact test pen

Jika Anda merasa cukup khawatir dengan risiko tersetrum ketika memakai obeng tespen biasa, coba beli tipe non-contact. Alat ini cukup didekatkan saja ke kabel atau jaringan, maka Anda sudah bisa tahu status tegangan listrik di objek tersebut. Hanya saja, harga non-contact test pen memang agak lebih mahal daripada obeng tespen biasa, berkisar puluhan ribu rupiah.

Voltage detector

Obeng tespen ini digunakan sebagai pendeteksi aliran arus listrik AC pada kabel yang sudah putus, khususnya pada tegangan 12-240 VAC. Kemudahan penggunaan voltage detector didukung oleh adanya buzzer dan lampu indikator, jadi pengguna bisa langsung mengetahui ada atau tidaknya tegangan listrik dengan cepat.

3. Memastikan rentang tegangan yang dapat dites

Tidak semua obeng tespen bisa mengecek jenis tegangan yang sama, di rentang yang sama juga. Misalnya, sebagian besar obeng tespen manual didesain khusus untuk alat-alat bertegangan AC pada rentang 12-1000 volt. Tespen seperti ini bisa dibilang menjadi tipe paling ideal untuk keperluan alat elektronik rumah tangga.

Ada juga obeng tespen yang dibuat khusus untuk alat-alat yang memakai tegangan DC, seperti aki kendaraan. Desainnya sedikit berbeda dengan tespen untuk tegangan AC, dan rentangnya pun pada voltase yang rendah, sekitar 12-35 volt saja.

Meski demikian, ada beberapa merk obeng tespen yang sudah bisa mengecek tegangan AC dan DC sekaligus. Anda dapat membeli produk ini kalau lumayan sering mengetes alat-alat elektronik rumah tangga dan kendaraan, ya hitung-hitung sekalian menghemat budget dalam membeli tespen, bukan?

4. Mengecek fitur tambahan yang memudahkan pengetesan

Sebenarnya, lampu indikator sudah terbilang cukup untuk memberi tahu Anda mengenai ada atau tidaknya tegangan listrik pada objek yang dites. Namun supaya kinerjanya semakin mumpuni, beberapa produsen sering menambahkan beberapa fitur tambahan berikut.

  • Layar LCD untuk menampilkan hasil uji yang dilakukan. Biasanya layar ini dibuat dari enginering plastic shell supaya awet dan aman ketika dipakai.
  • Self test function (STF) yang memungkinkan Anda melakukan uji tegangan secara langsung atau tidak langsung dengan obeng tespen tersebut.
  • Indikator untuk menunjukkan daya baterai sudah lemah, terutama pada produk tespen digital.
  • IP protection yang menunjukkan daya tahan obeng taspen terhadap debu atau percikan air. Anda dapat memilih produk yang mencantumkan angka IP ini kalau akan sering menggunakan obeng tersebut di luar ruangan.
Baca Juga:  8 Rekomendasi Merk Kaos Branded Pria Terbaik (Terbaru 2024)

Harga berbagai merk obeng tespen bisa dibilang tidak mahal-mahal amat, bahkan ada yang harganya kurang dari 10 ribu tetapi sudah memberikan kualitas bagus. Berikut ini rekomendasi produk obeng tespen selengkapnya seperti di bawah ini :

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Kenmaster Obeng Tespen

 

Rekomendasi master

   ( Gambar Ken master Obeng )

Produk obeng tespen terbaik dari Kenmaster tersebut bisa Anda gunakan untuk membuka dan memasang kembali baut. Selain itu, fungsi lainnya dari obeng tespen tersebut yaitu untuk melakukan pengecekan terhadap arus listrik. Selain mudah untuk digunakan pastinya produk ini juga lebih praktis untuk Anda bawa kemana saja sesuai dengan kebutuhan. Terbuat dari bahan yang berkualitas dan tahan lama. Sangat disarankan untuk penggunaan profesional maupun penggunaan sehari-hari. Obeng tespen ini dibanderol dengan harga Rp10.700 saja yang tentunya sangat murah meriah dan multifungsi untuk kebutuhan rumah tangga. Komponen dari obeng tespen ini terdiri atas lampu indikator, ujung test pen, isolasi, dan tutup bagian atas yang terbuat dari bahan plat logam.

Lokasi : Jl. Indo Karya IV Blok D No. 6. Sunter – Jakarta Utara 14340. INDONESIA. Telp, : (021) 65306556 – 6516501 – 6509560.

Website : www.kenmaster,com

4. Kiseki Ak-9588 Obeng Tespen 1 Way

Rekomendasi kkiseki

( Gambar kiseki Obeng Tespen 1 way )

Tampilan obeng taspen ternyata juga bisa didesain eye-catching dan colorfull, seperti produk Kiseki Ak-9588 ini. Lampu indikatornya saja menggunakan neo-light, tujuannya supaya bisa dapat  menyesuaikan dengan fashion trend. Sangat unik, ya? Meski harga jualnya tergolong sangat murah, hanya 5000-an rupiah, Kiseki Ak-9588 sudah memungkinkan pengukuran tegangan AC 100-500 volt, pastinya sangat berguna untuk mengecek kondisi alat-alat elektronik di rumah anda.

Lokasi : Jl. Budi Mulia, RT.11/RW.11, Pademangan Bar., Kec. Pademangan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14420

Website : www.companieshouse.id

Baca Juga:  5 Rekomendasi Merk Cat Besi Anti Karat Terbaik

 

Cara Menggunakan Obeng Tespen

Meski sudah mengetahui apa itu obeng tespen, komponen, fungsi, hingga produknya, semua itu sia-sia kalau Anda tidak mengetahui bagaimana cara kerja obeng ini. Supaya pembahasan mengenai tespen di sini jadi lebih clear, mari ketahui juga tutorial menggunakan obeng tespen yang telah Anda beli.

Pada dasanya, “kunci” dari sebuah obeng taspen berada pada bagian paling ujung bawah, yaitu probe yang berhubungan langsung dengan objek. Ketika sudah dihubungkan ke objek, arus listrik akan mengalir ke tespen, tetapi distabilkan oleh batang arang yang berada di bagian dalamnya. Saat arus sudah stabil, barulah arus listrik berlanjut hingga membuat lampu indikator tespen menyala.

1. Menggunakan obeng tespen manual

Langkah-langkahnya cukup mudah, yaitu:

  • Pegang tespen dengan tangan, tekan bagian atas atau “tombol ON” obeng tespen.
  • Tempelkan bagian probe ke sumber listrik yang akan dicek.
  • Perhatikan lampu indikatornya. Lampu yang menyala menandakan bahwa objek dialiri arus listrik. Sebaliknya, lampu yang tidak menyala menandakan bahwa tidak ada tegangan yang mengalir pada objek tersebut.

2. Menggunakan obeng tespen untuk AC dan DC

Langkah-langkahnya:

  • Tekan atau sentuh tombol ON pada obeng tespen
  • Letakan pada objek yang akan dites, baik itu DC atau AC. Jika dipakai pada alat bertegangan rendah, indikator akan menyala tetapi tidak mengeluarkan angka rentan voltase. Sebaliknya, jika di tes ke arus listrik yang tinggi, akan muncul angka rentan voltase di layar.

3. Menggunakan obeng tespen DC/otomotif

Langkah-langkahnya adalah:

  • Sambungkan konektor kabel dengan bodi obeng tespen.
  • Jepitkan klip kabel ke logam terdekat, fungsinya sebagai ground bagi tespen.
  • Tempelkan ujung lancip tespen ke objek yang diuji.
  • Perhatikan lampu indikator. Jika menyala, maka ada arus listrik mengalir. Jika tidak, berarti tidak ada arus listrik yang mengalir.

Bagaimana, tidak sulit bukan cara menggunakan obeng tespen yang telah dibeli? Setelah digunakan, jangan lupa menyimpannya di tempat yang kering supaya komponen logam pada tespen tersebut tidak cepat berkarat.

Perlu diperhatikan, ketika Anda melakukan pemeriksaan aliran listrik dengan tespen, pastikan bahwa tidak ada bagian dari tubuh Anda yang bersentuhan dengan sumber penghantar listrik yang sedang diuji.

Kesimpulan

Sebelum mengukur arus maupun tegangan suatu alat menggunakan multimeter, ada baiknya anda coba mengecek ada atau tidaknya tegangan listrik menggunakan obeng tespen. Toh ukuran obeng ini juga cukup mungil, jadi tidak akan membuat anda kesulitan saat membawanya. Jika butuh dengan  rekomendasi produk obeng taspen yang oke punya, di artikel ini semuanya sudah dibahas secara lengkap, anda bisa memilih  dua obeng tespen yang sesuai dengan kebutuhan.