2 Merk Bantal Guling Terbaik

Daftar Isi

Apakah Anda pernah bangun dengan tubuh atau leher yang terasa pegal? Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah pemilihan bantal dan guling yang kurang tepat. Bantal guling seharusnya dapat membantu tubuh lebih relaks dan meningkatkan kenyamanan saat tidur. Namun, dari banyaknya produk di pasaran, baik yang padat maupun empuk, seperti apa sebenarnya bantal guling yang dikatakan bagus?

Di artikel ini, kami akan membahas cara memilih bantal guling terbaik dan berkualitas. Rekomendasi bantal guling dari merek yang terkenal awet, seperti Sleepmax, Clarissa, dan Andalus, juga akan kami ulas. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Selamat membaca dan temukan bantal guling yang tahan lama serta tidak mudah kempes!

Cara memilih Merk Bantal Guling

Sebelum memberikan rekomendasi produk, kami akan menjelaskan poin pemilihan bantal guling yang tepat. Pembahasan kami meliputi bahan isian, ukuran, hingga tingkat keempukan bantal guling. Untuk lebih jelasnya, pastikan Anda membaca poin-poin yang kami jabarkan di bawah ini supaya tidak salah pilih!

1.Dakron, microfiber, atau bulu angsa? Cek dahulu isian bantal guling

Bahan isian bantal guling cukup bervariasi. Ada dakron, microfiber, memory foam, bulu angsa/bebek, dan juga lateks. Dakron cukup terjangkau, sedangkan microfiber dikenal halus. Sementara itu, memory foam dan lateks bisa mengikuti lekuk tubuh. Namun, jika Anda mencari yang premium, isian bulu angsa atau bebek jadi pilihan utamanya. Berikut penjelasan lengkapnya!

Dakron (polyester): Ringan, mudah dicuci, serta terjangkau

Dakron adalah isian bantal guling dari material poliester yang ringan sehingga nyaman digunakan dalam berbagai posisi tidur. Harga bantal guling dakron pun relatif terjangkau dibanding material lainnya. Tidak seperti serat alami, dakron juga hypoallergenic dan tahan jamur. Perawatannya pun mudah karena bisa dicuci dan dikeringkan. Namun, kualitas dan harganya di pasaran dapat berbeda tergantung jenisnya. Berikut beberapa contohnya:

 

  • Siliconized polyester fiber: Serat poliester silikon yang merupakan jenis dakron terbaik dan paling diminati. Jenis ini memiliki serat halus berwarna putih dan bobotnya ringan, tetapi sangat mengembang.

 

  • SiliconDakron jenis silicon dibagi menjadi dua, yaitu grade A dan grade B. Silicon grade A memiliki serat halus berwarna putih, sedangkan silicon grade B berwarna agak kehitaman. Harga silicon grade A lebih mahal daripada grade B.

 

  • Dakron reguler: Tipe ini terbuat dari bahan recycle. Tekstur seratnya agak kasar dan tidak begitu mengembang. Meski kurang optimal dijadikan isian bantal guling, tetapi jenis ini bisa jadi alternatif untuk yang mencari harga terjangkau.

Microfiber: Serat sintetis yang lebih halus serta hypoallergenic

Microfiber terbuat dari material sintetis, seperti kombinasi nilon dan poliester. Teksturnya halus karena komposisi seratnya berdiameter kurang dari 0,006 mm. Ukuran tersebut bahkan setengah diameter dari serat sutra. Karena halus, bahan ini sering dikenal sebagai versi sintetis dari bulu angsa. Meski lembut, microfiber tetap bisa menghasilkan bentuk guling yang padat dan terasa nyaman saat dipakai menopang badan.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Beach Club di Bali yang Wajib Dikunjungi

Selain itu, sama seperti dakron, bantal guling dari microfiber juga dapat dicuci serta bersifat hypoallergenic. Kekurangannya, bantal guling berbahan microfiber memiliki masa pakai sehingga Anda perlu menggantinya setiap beberapa tahun sekali. Jika bagian dalam guling microfiber mulai membentuk gumpalan kecil, itu adalah tanda Anda perlu menggantinya.

Memory foam: Dapat mengikuti lekuk tubuh

Jika Anda mencari bantal guling dengan tekstur yang lebih kenyal saat dipeluk, memory foam bisa menjadi pilihan. Memory foam dibuat dari bahan busa uretan yang sensitif terhadap suhu dan tekanan. Bentuknya akan mengikuti tekanan yang diberikan oleh berat tubuh. Permukaannya perlahan-lahan dapat kembali ke bentuk semula ketika tekanan dilepas.

Memory foam memiliki kemampuan mendistribusikan tekanan tubuh secara merata. Karena itu, bahan ini cocok untuk orang yang menderita sakit punggung atau nyeri pada bahu. Namun, bahan ini memiliki pori-pori yang padat sehingga bisa memberikan rasa pengap jika dipeluk terlalu lama. Karena itu, bantal berbahan memory foam membutuhkan perawatan rutin agar tidak berbau.

Bulu angsa dan bulu bebek: Lembut dan lebih premium

Jika ingin kualitas premium, bantal guling bulu angsa dan bebek bisa dipilih. Material bulu angsa sangat lembut dan empuk, tapi harganya lebih mahal dibanding bulu bebek. Namun perhatikan juga tipe bulunya, “down” atau “feather“. “Down” menandakan produk memakai tipe bulu halus yang terdapat di bawah lapisan luar bulu angsa/bebek. Sementara itu, bantal guling dengan “feather” berarti memakai tipe bulu yang lebih keras dan padat,seperti yang ada di punggung atau sayap angsa/bebek.

Di antara keduanya, bantal guling bulu angsa dengan tipe “down” bisa jadi pilihan yang lebih baik jika Anda mencari durabilitas karena cenderung dapat kembali ke bentuk aslinya. Sementara bantal guling tipe “feather” menawarkan dukungan yang lebih kuat pada badan, tapi masih mudah kempes apalagi jika tidak dirawat dengan tepat. Sebagai tambahan, bantal guling bulu angsa atau bebek juga kurang cocok untuk Anda yang alergi debu atau bulu.

Lateks: Bisa memberikan dukungan baik untuk kepala dan leher

Bahan lateks pada isian bantal guling terbuat dari getah pohon karet. Sekilas, bahan ini mirip dengan memory foam, tetapi teksturnya lebih lunak. Meski begitu, bahan ini juga dapat memberikan dukungan yang baik pada kepala maupun leher. Selain itu, keunggulan lateks terletak daya tahannya yang lama serta kemampuannya menahan panas. Bantal guling dari lateks relatif sejuk saat dipakai tidur.

Baca Juga:  4 Kacamata Sepeda Terbaik

Bantal guling dengan isian lateks juga sudah anti jamur dan hypoallergenic. Namun, perlu diketahui bahwa Anda bisa menemukan bantal guling yang terbuat dari bahan lateks asli maupun sintetis. Tipe lateks natural ditandai dengan warna yang lebih kekuningan serta bobotnya yang berat. Namun, tipe ini lebih awet dibandingkan lateks sintetis.

2.Pilih ukuran bantal dan guling yang nyaman berdasarkan besar kecil kasur

Hal yang terkesan sepele, tetapi penting dalam memilih bantal adalah menyesuaikannya dengan ukuran kasur. Ukuran bantal 40 cm × 60–70 cm cocok untuk single bed atau twin. Sementara itu, ukuran bantal lebih dari 50 cm × 70 cm ideal untuk kasur king size. Begitu pula dengan panjang guling, Anda bisa sesuaikan dengan tinggi badan penggunanya. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

Untuk kasur single dan twin: Minimal ukuran bantal 40 cm × 60–70 cm

Untuk kasur single dan twin, pastikan bantal incaran Anda ukurannya tidak kurang dari 40 cm × 60–70 cm. Sebab, bantal yang lebih kecil dari ukuran tersebut bisa terasa kurang menopang kepala. Jika kekecilan, kepala bisa langsung bergeser turun setiap kali Anda berubah posisi. Sebaliknya, bantal dengan panjang lebih dari 70 cm terlalu memakan tempat sehingga membuat kasur single atau twin terasa sempit.

Bagaimana dengan ukuran ketinggian bantal? Pada dasarnya ketinggian bantal untuk kasur single, twin maupun king adalah sama. Anda bisa mencari yang tingginya berkisar 5–8 cm. Ukuran ketinggian bantal yang standar sebenarnya adalah 6 cm. Namun, untuk lansia dan orang sakit sebaiknya memilih bantal dengan ketinggian 5 cm. Sementara itu, untuk orang dengan kondisi fit, pilihlah ketinggian bantal 8 cm.

Untuk kasur king: Ukuran bantal lebih dari 50 cm × 70 cm

Kasur king size memiliki ukuran 180 cm × 200 cm. Karena luas, memakai bantal dengan ukuran lebih besar dari 50 cm × 70 cm pun tidak masalah. Dengan bantal yang panjang, kepala Anda bisa tetap berada di atas bantal meski Anda sering bergeser saat tidur. Berkat ukuran kasur yang luas, Anda juga bisa menempatkan dua bantal yang panjangnya lebih dari 70 cm. Meski bantalnya panjang, kasur king size akan tetap terasa lega.

Untuk guling: Ukuran standar 20–30 cm × 75–92 cm lebih fleksibel

Umumnya, diameter guling di pasaran adalah 20–30 cm dengan panjang 75–92 cm. Kisaran ukuran tersebut sudah bisa menopang tubuh saat Anda menggunakan ponsel atau membaca buku. Anda hanya perlu melipatnya menjadi dua atau melilitkannya agar bisa menopang tubuh dengan lebih baik. Jika diletakkan secara horizontal, guling ini dapat digunakan sebagai sandaran untuk dua orang. Lebih fleksibel!

Baca Juga:  4 Merk Kopi Hitam Tanpa Gula Terbaik

Kalau ingin lebih nyaman lagi, Anda juga bisa mempertimbangkan panjang guling berdasarkan tinggi tubuh penggunanya. Berikut panduannya:

  • Tinggi badan di bawah 160 cm: Panjang bantal guling di kisaran 76 cm hingga 85 cm
  • Tinggi badan 160 cm hingga 175 cm: Panjang bantal guling di kisaran 85 cm hingga 95 cm
  • Tinggi badan di atas 175 cm: Panjang bantal guling di kisaran 95 cm hingga 100 cm

3.Cek keempukan bantal guling; firm, medium, atau soft

Setiap orang memiliki preferensi dalam memilih bantal dan guling. Sebagian mungkin lebih nyaman dengan tingkat soft atau medium karena empuk saat dipeluk atau dipakai. Bantal guling dengan tingkat keempukan soft atau medium biasanya jadi favorit orang yang terbiasa tidur tengkurap atau telentang.

Sementara itu, ada juga yang lebih menyukai bantal guling firm. Jenis bantal guling ini punya konsistensi yang agak padat sehingga dapat memberikan dukungan lebih maksimal pada tubuh. Tipe bantal yang firm lebih cocok dipakai tidur dalam posisi menyamping.

Untuk mengetahui tingkat keempukan bantal guling, cek bagian deskripsi produk. Biasanya produsen atau penjual mencantumkan label seperti “soft“, “medium“, atau “firm“. Kalau tidak ada, Anda bisa mengecek review pembeli lain atau melihat kembali jenis material yang dipakai.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

 

3.Andalus Medium Zipper Adjustable Refilling Pillow 100% Silicon Grade A Bundle Set

Rekomendasi med

Antibakteri dan antidebu, lebih safe bagi anak-anak atau yang rentan alergi

  • Terbuat dari dakron silikon tanpa campuran sehingga antidebu dan antibakteri, cocok untuk Anda yang memiliki alergi debu
  • Cover-nya berbahan microtex premium yang halus, adem, dan tidak mudah berbulu
  • Bantalnya berukuran 65 cm x 45 cm yang cocok untuk single bed atau twin bed
  • Bantal guling ini diklaim tahan lama dan tidak mudah kempis

Lokasi : Jl. Pinangsia Raya No.73 3, RT.3/RW.5, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Website : www.shopee.co.id

4.Dunlopillo Paket White Cloud

Rekomendasi dun

Aman untuk penderita kulit sensitif berkat bahan nonallergenic

  • Paket bantal plus guling dari material 100% dakron fiber lembut dan tahan lama
  • Memiliki sifat nonallergenic sehingga aman digunakan oleh penderita kulit sensitif
  • Menjaga kebersihan dan higienitas bantal mudah karena produk ini washable
  • Materialnya yang premium mampu hadirkan sensasi layaknya tidur di hotel mewah

 

Lokasi :Jl. Raya Bekasi Km. 28 Harapan Jaya Bekasi Utara, RT.003/RW.016, Wanasari, Cibitung, Kota Bks, Jawa Barat 17520

Website : www.qode.bio/dunlopillo.com

 

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.