Rekomendasi erik mclean ovd2ZOMPuMU unsplash

4 Rekomendasi Teropong Jarak Jauh Terbaik

Teropong binokular merupakan alat untuk melihat objek yang jauh dengan lebih jelas. teropong ini juga di kenal dengan teropong jarak jauh. banyak kegiatan yang cocok untuk di lakukan dengan teropong ini, seperti safari, birdwatching, hingga stargazing. karena itu, pilih lah teropong dengan fitur yang dapat  mencukupi.

kali ini kami mengulas tentang cara memilih teropong jarak jauh terbaik. Kami juga akan berbagi rekomendasi produk dari merek yang bagus, seperti Bushnell dan Nikon. ada teropong dengan standar militer dan ada juga teropong yang bisa di gunakan siang-malam.

Apa beda teropong binocular dan teropong monocular

Meski sama-sama digunakan untuk melihat objek yang jauh, ada perbedaan antara teropong binocular dan monocular. Teropong binocular memiliki dua eyecup sehingga Anda dapat merasakan efek tiga dimensi. sementara itu, monocular adalah jenis teropong dengan satu eyecup. Saat melihat objek yang jauh, anda hanya bisa menggunakan satu mata.

Teropong binocular memiliki field of view yang lebih besar dari teropong monocular. hal ini memungkin kan frame yang masuk ke teropong lebih besar. hasil nya anda tidak cepat lelah saat melihat pergerakan objek yang cepat. maka dari itu, jenis teropong binocular cocok di gunakan untuk dapat  melakukan birdwatching, menonton pertandingan olahraga, berburu, dan lain sebagai nya.

Sesuai dengan bentuknya, teropong binocular tentunya lebih besar dan berat daripada teropong monocular. Untuk kegiatan outdoor, teropong monocular mungkin lebih praktis untuk dibawa, mengingat penggunaannya yang juga tidak setiap saat.

namun, dalam kegiatan outdoor, teropong binocular lebih sangat  berguna untuk kegiatan yang dapat memerlukan intensitas lama. contoh aktivitas yang cocok dapat  menggunakan teropong ini adalah pemantauan rekan yang sedang mendaki di gunung terbuka (bukan hutan rimba).

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih teropong jarak jauh

ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum membeli teropong jarak jauh, seperti magnifikasi, diameter lensa, dan bidang pandangnya. Bacalah dengan teliti poin-poin cara memilihnya berikut dan temukan produk yang sesuai dengan keinginan anda.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Jepitan Jemuran Terbaik

 

1.Sesuaikan magnifikasi lensa teropong dengan aktivitas Anda

Magnifikasi yang tinggi pada lensa teropong binokular tidak menjamin objek bisa dilihat dengan jelas. Hal ini karena makin tinggi magnifikasi teropong, makin sempit bidang pandangnya. Objek yang Anda lihat dari teropong jadi makin tidak stabil. Magnifikasi pada teropong binokular perlu disesuaikan dengan tujuan, jenis aktivitas, dan lokasi Anda. Berikut kami jelaskan rinciannya.

Safari : Magnifikasi 7x, 8x, 10x (8×42, 10×50)

Jelajah rimba : Magnifikasi 8x, 10x (8×42, 10×42, 10×50)

Berburu : Magnifikasi 8x, 10x (8×42, 10×42, 10×50, 12×50)

Birdwatching : Magnifikasi 7x, 8x, 10x (8×32, 8×42, 10×42)

Pertandingan olahraga:  Magnifikasi 6x, 7x, 8x, 10x (7×28, 8×32, 8×42, 10×25)

Whale Watching : Magnifikasi 7x, 8x, 18x, 20x (7×50, 8×32, 20×60)

Stargazing : Magnifikasi 10x, 12x, 20x, 25x (10×50, 12×50, 20×60, 25×70)

harap diperhatikan bahwa angka pertama adalah nilai pembesaran, dan angka kedua adalah diameter (dalam milimeter) dari lensa yang di gunakan.

2.Cek besaran diameter lensa objektif dan exit pupil

Kondisi cahaya tempat Anda memakai teropong jarak jauh tentu berbeda-beda. Lensa objektif dan exit pupil berhubungan dengan cahaya yang ditangkap teropong sehingga Anda dapat melakukan pengamatan dengan jelas.

Lensa objektif, menangkap cahaya untuk hasil resolusi tinggi

Agar bisa melihat objek jarak jauh dengan jelas, dibutuhkan teropong binokular dengan ketajaman lensa yang baik. Anda perlu memeriksa besaran diameter efektif lensa objektif (aperture) yang berada di sisi luar teropong. Makin besar diameter lensanya, kemampuan menangkap cahaya pun makin tinggi. Resolusi gambar dari teropong juga makin tinggi.

Kami menyarankan teropong dengan diameter lensa objektif sekitar 20 mm. Hal ini karena makin besar diameter lensa, ukuran teropong juga makin besar. Bobotnya pun menjadi lebih berat. Anda harus memilih antara teropong yang ringan dan praktis atau teropong yang memiliki tingkat ketajaman tinggi, tetapi berat.

Diameter lensa objektif yang besar disarankan untuk melakukan pengamatan objek yang sangat jauh. Salah satunya adalah melakukan pengamatan bintang. Untuk jenis teropong ini, kami merekomendasikan produk dengan diameter lensa objektif 40–50 mm dan magnifikasi 6–10 kali.

Namun, selain aspek dimensi dan berat, sesuaikan juga kebutuhan penggunaan teropong dengan kegiatan outdoor yang akan Anda lakukan.

Exit pupil, mengatur ketajaman dengan kondisi cahaya di sekitar

Selain diameter efektif lensa objektif, Anda perlu memeriksa exit pupil yang merupakan lingkaran di bagian tengah lensa. Exit pupil mengatur tingkat ketajaman teropong dengan cahaya di sekitarnya. makin besar angka exit pupil, makin besar pula kemampuannya dalam menerima cahaya.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Restoran Terbaik di Jakarta

Jika anda sering menggunakan teropong di tempat yang terang, teropong dengan exit pupil sebesar 2–3 mm sudah cukup. sebaliknya, di butuh kan ukuran exit pupil yang lebih besar bila anda memakai teropong dalam kondisi cahaya yang redup. Jika anda menggunakan teropong untuk mengamati burung atau melihat objek pada sore hari, pilih ukuran 4–7 mm.

Di gunung bersalju, pantulan cahaya putih menjadi sangat dominan. Karena itu, Anda harus memakai kacamata hitam saat melakukan pengamatan rekan pendakian di gunung bersalju. hal ini di lakukan untuk  dapat melindungi mata dari kemungkinan snow blindness (buta salju).

3.Ketahui bidang pandang (field of view/FOV) teropong

Jangan lupa juga untuk memeriksa bidang pandang (field of view/FOV) yang ada pada teropong. Bidang pandang adalah luas atau lebar dari pandangan yang dapat dilihat oleh teropong. Makin kuat pembesaran, makin sempit bidang pandang yang didapat. Begitu juga sebaliknya, makin kecil pembesaran, makin luas pula bidang pandang yang dihasilkan.

Ukuran bidang pandang ini dapat dihitung dengan rumus yang hasilnya adalah jarak (dalam satuan meter) atau derajat. Banyak produk teropong yang mencantumkan bidang pandang di dalam deskripsinya. Jika tertulis ‘bidang pandang 120 m/1.000 m’, berarti teropong memiliki bidang pandang 120 m pada jarak pengamatan 1.000 m.

Bidang pandang terbagi menjadi dua, yakni bidang pandang sebenarnya (real FOV) dan bidang pandang jelas (apparent FOV). Berikut perbedaan dari keduanya.

Real FOV

Real FOV adalah area yang terlihat saat Anda menggunakan teropong tanpa menggerakkan/memperbesar lensanya. Umumnya teropong jarak jauh memiliki lensa dengan real FOV 5° hingga 8°. Untuk melihat objek yang bergerak dengan lebih akurat, pilihlah real FOV sebesar 7° atau lebih.

Apparent FOV

Apparent FOV adalah sudut area yang diperbesar saat Anda melihat melalui teropong binokular. Makin besar apparent FOV, bidang pandang yang terlihat akan tetap luas meskipun Anda menaikkan magnifikasi lensa. Apparent FOV dihitung dari real FOV dikalikan dengan magnifikasi lensa. Misalnya, teropong Anda memiliki real FOV 7°. Jika Anda melakukan pembesaran 8 kali, hasilnya adalah apparent FOV 56°.

4.Bagi pengguna berkacamata, periksa eye relief yang terpasang

Apakah Anda menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan sehari-hari? Tentunya Anda ingin menggunakan teropong binokular dengan nyaman, bukan? Maka dari itu, Anda perlu memeriksa eye relief pada teropong. Eye relief adalah jarak antara eyepiece teropong dan mata Anda.

Jika Anda berkacamata, kami menyarankan teropong dengan eye relief 20 mm. Eye relief tersebut memungkinkan Anda melihat bidang pandang secara jelas dengan tetap memakai kacamata. Jika kurang dari jarak tersebut, Anda tidak akan bisa melihat bidang pandang sepenuhnya.

Baca Juga:  10 Oleh-oleh Khas Bandung yang Paling Terkenal

Makin besar angka eye relief, teropong akan makin nyaman digunakan bagi para pengguna kacamata. Sebaliknya, pilih teropong jarak jauh dengan eye relief yang lebih pendek apa bila anda tidak berkacamata di antara nya sebagai berikut :

1. Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2. Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

 

3. MaiFeng Binocular 80×80 Long Range

Rekomendasi maifeng

                                                            ( Gambar Teropong Maifeng Binocular )

Teropong budget-friendly dengan daya jangkau hingga 90 km

Kelebihan:

  • Magnifikasi besar sehingga bisa memantau objek yang sangat jauh
  • Compact dan ringan, praktis dibawa bepergian

Kekurangan:

  • Ukurannya cukup mini, kurang cocok untuk Anda yang bertangan besar

Ini lah salah satu teropong jarak jauh terbaik untuk Anda yang dananya terbatas. Harga produk ini sangat cukup  terjangkau. anda tidak perlu menyiapkan budget yang besar untuk mendapatkannya. Performa teropong binokular ini pun mumpuni untuk harga yang budget-friendly.

Kemampuan produk ini dalam memperbesar objek tidak perlu diragukan. Dengan magnifikasi hingga 80 kali, jangkauannya bisa mencapai objek berjarak 90 km. tidak hanya itu, produk ini menawarkan multi-coated lens dengan diameter 36 mm. Proyeksi gambar yang anda lihat dari nya akan lebih jelas dengan warna yang cukup detail.

Lokasi : Jl. Kyai H. Syahdan No.8 (8B, RT.2/RW.11, Kemanggisan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480

Website : www.aliexpress.com

 

2. Celestron Up Close G2 10–30×50 mm Zoom Porro Binoculars

 

Rekomendasi celestron

                                                    ( Gambar teropong Celestron Up close )

Terbuat dari bahan premium yang nyaman digunakan sehari-hari

Kelebihan:

  • Konstruksi kukuh dan kedap air, bisa digunakan dalam kondisi apa pun
  • Ukuran lensa besar, tampilan lebih jelas

Kekurangan:

  • Ada review yang menyebutkan bahwa lem di handel dapat terlihat dan susah dibersihkan

Bisa di bilang produk ini merupakan salah satu teropong binocular terbaik untuk Anda yang menghabiskan hari-hari dengan bertualang. Alasannya karena bahan produk Celestron ini tergolong premium dan berkualitas sehingga menawarkan kenyamanan untuk dipakai setiap hari. Bodinya terbuat dari aluminium berlapis karet yang kukuh dan kedap air.

Ada juga pegangan karet di ujung jarinya sehingga tidak licin. melakukan pembesaran objek menggunakan teropong jarak jauh ini jadi lebih mudah. Selain itu, produk ini mempunyai lensa objektif yang besar sehingga mampu dapat mengumpulkan cahaya dengan baik. tampilan yang di tunjukkannya akan makin terlihat jelas.

Lokasi : Menara BCA, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No.1, RT.1/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

Website : www.celestron.com

Kesimpulan

ada banyak jenis teropong jarak jauh dengan spesifikasi dan fitur yang cukup berbeda-beda. maka dari itu, pilih lah produk yang tepat untuk dapat  menunjang aktivitas anda. ada teropong untuk birdwatching, melihat pertandingan, hingga untuk stargazing.

Kami telah mengulas tips memilih serta memberikan rekomendasi teropong jarak jauh terbaik. Jika anda bingung, jadikanl ah artikel ini sebagai panduan dalam memilih produk. dengan begitu, proses menemukan produk yang tepat jadi lebih akan mudah.