Rekomendasi cookies 2289198 640

3 Biskuit Bayi Terbaik

Selepas usia 6 bulan, bayi boleh di beri makanan pendamping air susu ibu (MPASI). selain bubur dan puree, ibu juga bisa memberikan camilan berupa biskuit bayi. karena itu, kami akan menjelaskan mengenai biskuit bayi, termasuk biskuit fortifikasi dan biskuit tinggi kalori yang bikin gemuk. beragam biskuit untuk usia 6 bulan, 7 bulan, atau 8 bulan ke atas pun akan kami ulas.

Bidan Ony juga turut menambah tips memilih biskuit yang bagus untuk bayi. ada pula rekomendasi beragam merek biskuit bayi, seperti Milna, Yummy Bites, Promina, dan lain sebagai nya.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih biskuit bayi

Mengingat organ pencernaan bayi masih rentan di bandingkan orang dewasa, sebaiknya anda tidak sembarangan dalam memilih biskuit bayi. ada beberapa kriteria yang harus di perhatikan sebelum membeli biskuit untuk buah hati. berikut ini kami jelaskan secara terperinci.

1.Sesuaikan biskuit dengan usia bayi

Dalam memilih biskuit untuk bayi, sebaiknya Anda memerhatikan dengan teliti sasaran usia dari produk tersebut. Ada biskuit bayi yang ditujukan untuk bayi usia 6 bulan hingga 1 tahun, 8 bulan ke atas, atau 1 tahun ke atas. Pembedaan peruntukan ini biasanya didasarkan pada komposisi, tekstur, serta nutrisi yang ditambahkan pada biskuit.

Oleh karena itu, pastikan Anda membeli produk yang sesuai dengan usia bayi. Jika tak sesuai sasaran usianya, bisa jadi tekstur atau komposisi biskuit tidak cocok dengan kemampuan bayi dalam mencerna. Jangan sampai, bukannya anak menjadi sehat, malah justru bisa mendapatkan gangguan pencernaan atau masalah lain akibat mengonsumsinya.

Baca Juga:  3 Rekomendasi Gorden Terbaik

2.Carilah biskuit yang mudah larut di mulut

Pada umumnya, bayi mengalami pertumbuhan gigi mulai usia 6 bulan. Namun, ada juga yang giginya belum tumbuh pada usia tersebut. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir karena proses tumbuh kembang tiap anak pastilah berbeda-beda.

Bayi yang giginya belum tumbuh masih mengandalkan gusi untuk menggigit makanan. Meski sudah tumbuh gigi, bayi juga masih perlu berlatih mengunyah makanan. Supaya mudah dikonsumsi oleh bayi, pilihlah biskuit yang mudah hancur dan larut ketika dikunyah atau dicampur dengan susu. Biskuit yang mudah larut juga lebih aman untuk bayi karena akan menghindarkan mereka dari bahaya tersedak.

3. Pilih yang ukurannya mudah digenggam

Tak selamanya bayi makan dengan disuapi. Kelak, mereka akan berusaha makan sendiri menggunakan tangannya. Salah satu cara untuk melatih bayi makan sendiri adalah dengan memberikan makanan yang bisa mereka pegang. Memberikan biskuit kepada bayi merupakan langkah awal untuk mengajari bayi makan menggunakan tangannya.

Untuk itu, pilihlah biskuit dengan ukuran yang pas di tangan si kecil. Jangan sampai biskuit yang diberikan ukurannya terlalu besar sehingga sulit dipegang dan dimasukkan ke dalam mulut. Dengan memberikan biskuit yang ukurannya sesuai, bayi bisa menggenggamnya dengan mudah. Hal ini secara tidak langsung juga berguna untuk melatih kemampuan motorik halus mereka.

4.Pertimbangkan komposisi biskuit dengan kebutuhan dan kondisi bayi

Saat hendak membeli biskuit bayi, pastikan Anda memperhatikan komposisi yang terkandung dalam produk tersebut. Pasalnya, bahan baku biskuit bayi sangatlah beragam. Ada yang terbuat dari beras, tepung, umbi, kentang, buah-buahan, dan lain-lain.

Untuk bayi dengan alergi tertentu: Produk yang tidak mengandung bahan alergen

Beberapa bayi mungkin memiliki alergi tertentu sehingga tidak semua produk akan cocok untuk bayi Anda. Sebagai contoh, jika bayi Anda memiliki alergi terhadap susu sapi, pilihlah produk yang tidak mengandung bahan tersebut.

Beberapa bahan makanan yang sering menyebabkan alergi adalah telur, susu, ikan, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda memeriksa komposisi produk dengan teliti dan pilih yang tidak mengandung bahan pemicu alergi bayi Anda.

Untuk menambah energi: Biskuit yang mengandung kalori tinggi

Komposisi biskuit bayi juga perlu diperiksa karena berhubungan dengan jumlah kalori yang dimilikinya. Kalori sendiri merupakan satuan yang menunjukkan nilai energi potensial yang terkandung di dalam makanan. Jumlah kalori dapat dilihat melalui tabel informasi nilai gizi yang tertera di bagian belakang kemasan produk. Makin banyak kalori yang dikonsumsi, makin besar pula energi yang dimiliki tubuh.

Baca Juga:  13 Daftar Restoran Keluarga Terfavorit di Jogja

Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan biasanya membutuhkan asupan kalori sebanyak 515–690 kkal. Sementara itu, bayi usia 8 bulan membutuhkan kalori sekitar 700 kkal per hari. Jadikanlah hal ini sebagai acuan saat Anda memilih biskuit bayi. Biskuit berkalori tinggi juga dapat membantu menambah berat badan bayi. Selain dari camilan, asupan kalori juga didapatkan dari konsumsi ASI dan MPASI.

Untuk membantu tumbuh kembang bayi: Penting untuk memeriksa kandungan nutrisinya

Hal penting lainnya yang tak boleh terlewat adalah mengetahui kandungan nutrisi dalam biskuit bayi. Supaya pertumbuhan bayi dan balita usia 6–24 bulan berjalan maksimal, ada beberapa nutrisi yang harus hadir dalam makanannya. Biskuit fortifikasi umumnya sudah mengandung nutrisi yang cukup lengkap. Berikut adalah nutrisi penting untuk bayi beserta manfaatnya.

Protein: Membentuk struktur sel, membantu sel menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi di dalam jaringan tubuh dan organ.

Vitamin A, B, C, D, E, dan K: Menjaga kekebalan dan metabolisme tubuh, kesehatan mata dan kulit, serta meningkatkan penyerapan zat besi dan kalsium.

Kalsium: Bermanfaat untuk pertumbuhan tulang.

Zinc: Membantu pertumbuhan, meningkatkan pembentukan sistem imun, dan memengaruhi kepadatan tulang.

Zat besi: Membantu memproduksi hemoglobin serta memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan motorik.

Untuk menjaga keamanan: Biskuit dengan pemanis dan pengawet buatan lebih baik

Saat memilih biskuit untuk bayi, hindarilah produk dengan kandungan gula tambahan, bahan pewarna, dan pengawet buatan. Apabila biskuit bayi mengandung bahan tambahan, pilihlah yang tidak menggunakan bahan kimia atau zat aditif lainnya. Hal ini semata-mata demi kesehatan buah hati Anda supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Kabar baiknya, perusahaan makanan bayi biasanya memiliki standar yang cukup tinggi dalam proses pemilihan bahan, pembuatan, hingga pengemasan produknya. Hal ini untuk memastikan kualitas, keamanan, serta kebersihan dari produk yang dibuat lebih terjamin. Dengan begitu, Anda bisa lebih tenang saat memberikan biskuit kepada si kecil.

Berikut ini rekomendasi biskuit terbaik di bawah ini :

1. Promina Marie Roll New

 

Rekomendasi promina

                                                 ( Gambar promina marie roll new merek indofood )

Camilan nikmat yang bergizi tinggi dan rendah gula

Kelebihan:

  • Kandungan nutrisi cukup lengkap
  • Diklaim lebih rendah gula dibanding biskuit marie lainnya
Baca Juga:  4 Rekomendasi Terminal Colokan Listrik yang Bagus

Kekurangan:

  • Biskuit cukup mudah hancur, perlu lebih diperhatikan saat pembelian secara online

Biskuit marie banyak menjadi andalan orang tua untuk memperkenalkan makanan baru bagi buah hati seusai pemberian ASI eksklusif. Produk ini di buat untuk bayi berusia 6 bulan ke atas sehingga di sesuaikan dengan hal kemampuan organ cerna mereka. Kandungan gulanya lebih sangat  rendah di banding kan biskuit marie yang lain.

di lengkapi dengan fortifikasi dari berbagai nutrisi yang dibutuhkan bayi, produk ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Sebagai tambahan, terdapat kandungan omega 3 dan omega 6 di dalamnya. Jadi, anda tak perlu khawatir lagi dengan tumbuh kembang buah hati sebab biskuit ini bisa membantu dapat mengoptimal kan nya.

Lokasi : Sudirman Plaza Indofood Tower Lantai 23. Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78. Jakarta DKI Jakarta, 12910.

Website : www.indofoodcbp.com

 

2. Kalbe Milna Biskuit Bayi – Kacang Hijau

 

Rekomendasi milna 1

                                         ( Gambar milna biskuit bayi kacang hijau merek kalbe )

Membantu bayi belajar mengunyah dan menstimulasi pertumbuhan gigi

Kelebihan:

  • Kandungan nutrisinya tergolong lengkap

Kekurangan:

  • Kandungan gulanya mencapai 5 gram per sajian (dua keping) sehingga Anda tidak boleh memberikannya berlebihan

Kacang hijau memiliki segudang manfaat. Sayangnya, orang tua sering kebingungan ketika harus mengolah dan menyajikannya untuk bayi. Kini, Anda tak perlu bingung sebab produk ini akan memberikan semua kebaikan pada  kacang hijau.

Biskuit ini memiliki aroma wangi, seperti roti atau kue yang baru keluar dari oven. Teksturnya yang lunak dan lembut di mulut bisa membantu bayi belajar mengunyah sekaligus menstimulasi pertumbuhan gigi pertamanya. Jika bayi Anda bosan dengan rasa ini, masih tersedia varian rasa Original, Pisang, Jeruk, dan Beras Merah yang bisa di pilih.

Lokasi : Jl. Pulo Lentut No.10, RW.3, Rw. Terate, Jakarta, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13930

Website : kalbenutritionals.com

 

3.  CERELAC® Nutripuffs

 

Rekomendasi cerelac 1

                                                         ( Gambar biskuit cerelac nutripuffs )

Mengandung buah dan sayur asli, mudah dicerna oleh bayi

Kelebihan:

  • Terdapat kandungan buah dan sayur asli
  • Kandungan zat besinya tergolong tinggi
  • Mudah lumer di mulut

Kekurangan:

  • Vitamin yang terkandung hanya vitamin B1, butuh makanan lainnya untuk melengkapi kebutuhan vitamin anak

Produk ini cocok untuk ibu yang khawatir bayinya mengalami sembelit atau diare saat menerima makanan baru. Pasalnya, camilan bayi ini terbuat dari buah asli sehingga mudah dicerna oleh bayi Anda. Meski teksturnya renyah, snack bayi ini akan mudah lumer di mulut dan gampang ditelan. Produk ini juga dibuat dengan cara dipanggang sehingga lebih aman untuk bayi Anda.

Lokasi : Perkantoran Hijau Arkadia, Tower G, Jl. TB Simatupang No.88, RT.1/RW.1, Kebagusan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Website : www.cerelac.co.id

Kesimpulan

Biskuit bayi idealnya diberikan setelah bayi berusia 6 bulan. ketika memberikan biskuit, sebaiknya anda memperhatikan reaksi bayi. Cermatilah apakah bayi Anda menyukai biskuit yang diberikan, mengalami reaksi alergi, dan lain sebagai nya. Jika tak ada reaksi negatif, anda bisa melanjutkan pemberian biskuit.

Melalui artikel ini, kami telah merekomendasikan berbagai biskuit bayi beserta kelebihan dari tiap-tiap produk. Semoga anda bisa menemukan biskuit yang tepat dan disukai buah hati,