Susu kedelai merupakan minuman nabati yang kaya protein dan sering dipilih sebagai alternatif susu sapi. Susu kedelai sendiri mengandung isoflavon yang bermanfaat bagi kesehatan wanita maupun pria. Di pasaran, ada banyak merek susu kedelai yang bagus, seperti V-Soy, Nutrifarm, dan Lactasoy. Banyaknya ragam produk ini mungkin membuat Anda bingung saat memilih.
Untuk membantu Anda, kami bersama dengan dokter gizi, dr. Maretha Primariayu dan dr. Diana F. Suganda, akan menjelaskan cara memilih susu kedelai yang tepat sesuai kebutuhan. Kami juga akan memberikan rekomendasi susu kedelai terbaik, termasuk untuk ibu hamil dan menyusui.
Apa manfaat susu kedelai?
Susu kedelai dikenal bernutrisi tinggi karena kaya akan protein, kalsium, dan isoflavon. Kandungan proteinnya berperan dalam membantu regenerasi sel sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara itu, isoflavon diketahui membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), berpotensi mencegah hipertensi. Di sisi lain, kandungan kalsium dalam susu kedelai juga turut mendukung kesehatan tulang.
Pada dasarnya, susu kedelai aman dikonsumsi oleh siapa saja selama tidak memiliki alergi terhadap protein nabati. Susu ini bahkan bagus untuk yang memiliki intoleransi laktosa, wanita menopause, atau yang ingin menurunkan berat badan. Anjuran konsumsinya sekitar 300-400 ml atau setara dua gelas per hari agar tidak mengganggu selera makan. Batas konsumsi susu kedelai juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan total asupan kalori harian dari makanan lain.
Cara memilih Susu Kedelai
Susu kedelai dapat dipilih sesuai kebutuhan kesehatan dan kondisi tubuh masing-masing. Kandungan gula, kalori, lemak, hingga tambahan nutrisi seperti kalsium perlu diperhatikan agar manfaat yang diperoleh lebih optimal. Dengan memilih komposisi yang tepat, susu kedelai bisa menjadi minuman pendamping harian yang lebih sehat dan nyaman dikonsumsi.
1.Untuk yang ingin menjaga kesehatan atau menurunkan berat badan, pilih yang rendah gula dan kalori
Untuk menjaga kesehatan atau menurunkan berat badan, pilih susu kedelai murni tanpa tambahan gula atau pemanis buatan. Jika mengandung gula, pastikan kadarnya rendah dan tidak berlebihan. Perhatikan total asupan gula harian yang umumnya dibatasi hingga 50 gram dari semua makanan dan minuman. Artinya, kandungan gula dari susu kedelai sebaiknya tidak langsung memenuhi batas tersebut.
Susu kedelai cenderung rendah kalori sehingga dapat mendukung program penurunan berat badan. Dari segi lemak, kandungannya didominasi lemak tak jenuh yang lebih sehat dibandingkan susu sapi full cream. Sebagai perbandingan, susu sapi full cream rata-rata mengandung sekitar 9 gram lemak, sedangkan susu kedelai hanya sekitar 2,5-3,4 gram. Meski begitu, saat memilih susu kedelai untuk diet, tetap periksa komposisinya dan utamakan produk dengan kalori lebih rendah.
2.Untuk ibu hamil atau menyusui, utamakan yang dilengkapi kalsium
Untuk ibu hamil atau menyusui, pemilihan susu kedelai sebaiknya lebih diperhatikan, terutama dari kandungan kalsiumnya. Kalsium berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi janin, sekaligus menjaga kepadatan tulang ibu selama masa kehamilan dan menyusui. Selain itu, asupan kalsium yang cukup juga mendukung produksi ASI serta menjaga fungsi otot dan saraf tetap optimal.
Secara umum, kebutuhan kalsium ibu hamil dan menyusui berkisar sekitar 1.000-1.200 mg per hari. Memilih susu kedelai yang telah difortifikasi kalsium bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut, terutama jika asupan dari makanan harian masih kurang. Perhatikan label nutrisi untuk memastikan kandungan kalsiumnya cukup signifikan per sajian.
3.Bagi penderita asam lambung, sebaiknya pertimbangkan yang rendah lemak
Asupan lemak yang berlebihan menyebabkan pengosongan lambung yang lambat sehingga penderita GERD atau gastritis perlu membatasi asupannya. Konsumsi lemak berlebih dapat melemahkan lower esophageal sphincter (LES), yaitu otot pemisah antara kerongkongan dan lambung. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti rasa panas di dada, perih, pahit di lidah, hingga batuk.
Oleh sebab itu, jika ingin mengonsumsi susu kedelai, sebaiknya pilih yang kandungan lemaknya paling rendah. Dalam satu gelas susu kedelai (200 ml), umumnya terdapat sekitar 5 gram lemak, lebih rendah dibandingkan susu sapi. Agar lebih aman, pilih produk yang hanya mengandung kedelai tanpa tambahan kacang atau biji-bijian. Pasalnya, susu kedelai multi-grain cenderung memiliki kandungan lemak lebih tinggi, bahkan bisa mencapai 6,9 gram per sajian.
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.Nutrifarm Prima Indonesia
Nutrifarm | Organik Susu Kacang Bubuk
Terbuat dari kacang kedelai pilihan untuk minuman yang lebih bernutrisi
- Susu kedelai bubuk dari kacang kedelai pilihan, bebas pengawet dan pewarna
- Aman dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, dari anak-anak hingga lansia
- Teksturnya halus, mudah larut dalam air panas
- Bisa dicampurkan dengan jus ataupun kopi untuk minuman yang lebih bernutrisi
Lokasi :Jl. Kelapa Dua Raya No.168, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810, Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Banten
Website : www.fatsecret.co.id
4.Soya Herba Nusantara
Mama Soya Susu Bubuk Kedelai Vanilla
Ditambahkan kandungan daun katuk dan fenugreek, ideal untuk ibu hamil dan menyusui
- Mama Soya Vanilla mengandung daun katuk yang baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui
- Tambahan fenugreek membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui
- Lengkap dengan bee pollen untuk meningkatkan sistem imunitas
- Teksturnya mudah larut dan tanpa ampas serta rasanya tidak langu
Lokasi : Mekarwangi, Kec. Cikarang Bar., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Website : www.shopee.co.id
apakah susu kedelai bagus untuk wanita
Saat memasuki menopause, kadar estrogen dalam tubuh wanita menurun drastis. Padahal, estrogen berperan penting dalam menjaga elastisitas pembuluh darah. Penurunan hormon ini membuat risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyumbatan pembuluh darah atau serangan jantung, meningkat dan menjadi setara dengan pria.
Selain itu, turunnya kadar estrogen juga memicu berbagai gejala menopause. Beberapa di antaranya seperti perubahan siklus menstruasi, hot flashes (rasa panas tiba-tiba), insomnia, hingga perubahan suasana hati. Risiko osteoporosis dan pengeroposan tulang pun ikut meningkat. Konsumsi susu kedelai dengan kandungan yang tepat membantu menjaga kepadatan tulang dan menyeimbangkan hormon.
Apakah susu kedelai bisa bikin gemuk
Susu kedelai bisa membantu menambah berat badan, tetapi hal itu sebenarnya bergantung pada pola makan dan jumlah kalori harian secara keseluruhan. Pada dasarnya, berat badan naik ketika kalori yang dikonsumsi lebih banyak daripada yang dibakar tubuh. Kenaikan berat badan akan terjadi jika Anda memilih susu kedelai dengan kandungan gula tinggi dan mengonsumsinya dengan makanan tinggi kalori lainnya.
Sebaliknya, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan memilih varian tanpa gula (unsweetened), susu kedelai umumnya tidak akan membuat gemuk. Jadi, bukan susu kedelai yang membuat gemuk, tetapi kebiasaan konsumsi yang berlebihan sehingga asupan kalori menjadi surplus. Agar berat badan tetap terkontrol, konsumsinya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.




![2 Smartwatch Samsung Terbaik [untuk Wanita dan Pria] 5 Rekomendasi daniel romero rowwnAcq8hE unsplash](https://bilik.id/wp-content/uploads/2026/06/daniel-romero-rowwnAcq8hE-unsplash-150x150.jpg)