Buku agenda adalah buku untuk mencatat jadwal dan hal-hal penting. Anda yang sudah bekerja mungkin menggunakannya untuk menuliskan deadline atau catatan hasil rapat. Anda tertarik untuk membeli buku agenda kerja? Jika iya, perhatikanlah model dan ukuran buku agenda kerja sebelum membelinya.
Format serta desain buku agenda kerja juga harus diperhatikan karena akan berpengaruh terhadap kemudahan Anda dalam melakukan pencatatan. Untuk membantu Anda menentukan pilihan, kami akan membagikan cara memilih buku agenda kerja yang bagus. Beberapa merek buku agenda kerja terbaik, seperti Bambi dan Bukuqu
Cara memilih buku agenda kerja
Buku agenda kerja merupakan benda penting yang digunakan setiap hari. Di bawah ini kami akan membagikan poin-poin penting mengenai cara memilihnya. Mari temukan buku agenda kerja yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda!
1.Pilih berdasarkan tipenya
Terdapat dua tipe buku agenda untuk bekerja, yaitu tipe jilid dan tipe binder. Mari lihat terlebih dahulu tipe yang lebih cocok untuk kebutuhan pemakaian Anda.
Tipe jilid: All in One, tinggal pakai saja
Buku agenda tipe jilid cocok untuk Anda yang ingin menggunakan buku agenda tanpa perlu mengkhawatirkan pengisian ulangnya. Berbagai hal dasar, seperti kolom jadwal, kalender tahunan, memo, bahkan kolom alamat biasanya sudah tercakup dalam satu buku agenda.
Kebanyakan produk yang ada di pasaran sudah dilengkapi tanggal dan dapat dipakai untuk satu tahun. Namun, Anda juga dapat memilih undated planner dengan tanggal yang bisa dimulai kapan saja.
Tipe ini memiliki berbagai macam model yang bisa dipilih, misalnya yang memiliki jadwal mingguan ataupun kolom penanda waktu. Namun, karena isinya bermacam-macam, terkadang buku agendanya akan menjadi cukup tebal. Jika tujuan pemakaian Anda lebih banyak untuk bepergian, pilih produk yang isinya kolom bulanan atau mingguan.
Tipe binder: Dapat diisi sesuai keinginan
Apabila Anda ingin memiliki buku agenda yang isinya dapat disesuaikan sesuka hati, pilih tipe binder. Tipe ini memungkinkan Anda mengisi buku agenda dengan hal-hal yang diperlukan saja. Anda pun bisa melepas halaman yang kiranya tidak perlu dan mengganti isinya. Selain itu, dengan kertas yang tanpa tanggal, Anda bebas menulis kapan saja sesuka hati.
Saat memilih buku agenda tipe binder, mohon perhatikan juga diameter ringnya. Buku agenda tipe binder umumnya memiliki diameter ring 15–20 mm dengan isi kertas 100–150 lembar. Kalau dihitung dalam setahun, jadwal mingguan akan mencapai lebih dari 100 lembar. Oleh karena itu, pastikan kertas isian yang Anda pilih sesuai dengan diameter ring buku agendanya.
2.Sesuaikan ukurannya berdasarkan kebutuhan
Saat mempertimbangkan ukuran buku agenda, pilihlah yang nyaman untuk menulis dan praktis dibawa-bawa. Pada umumnya, buku agenda tersedia dalam ukuran A6, B6, A5, B5, atau A4. Mari temukan yang paling cocok untuk kebutuhan Anda!
Ukuran B6 dan A5: Praktis dibawa bepergian dan nyaman untuk menulis
Buku agenda kerja umumnya berukuran B6 (125 mm x 176 mm) dan A5 (148 mm x 210 mm). Ukuran kertasnya yang luas membuatnya nyaman digunakan untuk menulis. Selain itu, buku agenda dengan ukuran ini juga pas untuk dimasukkan ke dalam tas dan mudah dibawa bepergian. Ukuran buku agenda ini sepertinya cocok untuk Anda yang mengutamakan kenyamanan menulis dan kemudahan saat dibawa.
Karena banyak peminatnya, model buku agenda kerja ukuran B6 dan A5 yang tersedia di pasaran lebih beragam. Jadi, Anda akan lebih mudah menemukan buku agenda kerja yang sesuai keinginan di toko buku terdekat atau e-commerce kesayangan.
Ukuran B5 atau A4: Cocok untuk menulis informasi yang banyak
Apakah Anda memiliki banyak informasi untuk ditulis atau sering menempelkan berkas-berkas meeting ke buku agenda? Jika iya, pilihlah buku agenda dengan ukuran B5 (190 mm x 250 mm) atau A4(210 mm × 297 mm). Ukuran ini sama dengan buku tulis biasa dan dapat digunakan untuk segala jenis dokumen.
Karena satu halamannya cukup lebar, informasi yang ditulis pun dapat ditata agar mudah dilihat. Akan tetapi, ukurannya yang besar membuat buku agenda ini kurang praktis untuk dibawa bepergian. Buku agenda tipe ini lebih cocok diletakkan di meja kerja Anda daripada dibawa saat rapat.
Ukuran A6: Mini dan superpraktis
Jika Anda mengutamakan kepraktisan, buku agenda berukuran A6 (105 mm x 148 mm) adalah pilihan tepat. Tipe ini juga cocok untuk Anda yang ingin selalu membawa buku agenda setiap saat. Dengan ukuran sebesar buku komik mini, buku agenda ini bahkan dapat dimasukkan ke dalam saku. Anda juga dapat menggunakannya sebagai pengganti memo.
Kekurangan buku agenda ini adalah Anda tidak akan leluasa menggunakannya untuk menulis. Khususnya untuk kolom bulanan dan mingguan, informasi yang dapat ditulis pun sedikit karena tampilannya sempit. Buku agenda ini lebih cocok untuk Anda yang biasa menuliskan poin-poin penting saja.
3.Periksa format yang mudah digunakan untuk mengatur jadwal
Buku agenda kerja memiliki format yang berbeda-beda, tergantung pada produknya. Pada umumnya terdapat empat format penulisan jadwal seperti di bawah ini.
・Bulanan: Kalender satu bulan dicetak dalam satu halaman
・Mingguan dengan memo: Sisi kiri kolom jadwal mingguan, sisi kanan memo
・Mingguan dengan waktu: Jadwal satu minggu dengan kolom waktu
・Harian: Kolom satu hari dalam satu halaman
Jika Anda lebih sering mengatur jadwal bulanan, buku agenda dengan format bulanan adalah pilihan yang tepat. Namun, apabila Anda ingin mengatur jadwal berdasarkan waktu, pilih format mingguan dengan waktu. Format harian atau mingguan dengan memo juga populer karena penggunaannya yang lebih bebas.
4.Perhatikan bahan dan warna sampul buku agenda
Hal penting lainnya yang tak boleh Anda lewatkan adalah memperhatikan desain dan bahan sampul buku agenda yang akan dipilih. Anda bisa memilih sampul buku agenda sesuai dengan kebutuhan, kegiatan, ataupun kesan yang ingin ditampilkan.
Sampul kulit sintetis: Tahan lama dan terkesan formal
Buku agenda kerja sering digunakan untuk keperluan formal dan digunakan paling tidak selama satu tahun. Jadi, pilihlah yang bahan sampulnya cukup kuat sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Secara spesifik, Anda dapat memilih bahan tebal dan solid, contohnya kulit sintetis.
Jika Anda menginginkan buku agenda yang berkualitas tinggi, pilihlah yang benar-benar memakai sampul kulit asli. Namun, sulitnya perawatan dan adanya bercak-bercak ketika terkena air hujan mengharuskan Anda untuk lebih berhati-hati dalam penggunaannya. Sementara itu, buku agenda bersampul plastik bisa dipilih apabila Anda tidak memakainya terlalu sering atau jarang dibawa pergi.
Sampul berwarna netral: Cocok untuk segala situas
Buku agenda kerja sering digunakan untuk keperluan formal dan digunakan paling tidak selama satu tahun. Jadi, pilihlah yang bahan sampulnya cukup kuat sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Secara spesifik, Anda dapat memilih bahan tebal dan solid, contohnya kulit sintetis.
Jika Anda menginginkan buku agenda yang berkualitas tinggi, pilihlah yang benar-benar memakai sampul kulit asli. Namun, sulitnya perawatan dan adanya bercak-bercak ketika terkena air hujan mengharuskan Anda untuk lebih berhati-hati dalam penggunaannya. Sementara itu, buku agenda bersampul plastik bisa dipilih apabila Anda tidak memakainya terlalu sering atau jarang dibawa pergi.
Sampul berwarna netral: Cocok untuk segala situas
Kebanyakan buku agenda untuk bekerja dilengkapi sampul yang simpel sehingga cocok dalam segala situasi formal. Meskipun begitu, ada juga beberapa produk yang memiliki warna mencolok. Jika buku agenda kerja akan digunakan di depan klien, hindari warna yang terlalu mencolok. Sebaiknya, pilihlah warna-warna kalem serta netral, seperti hitam, biru tua, cokelat gelap, atau abu-abu.
Untuk wanita, warna pink dan putih masih dapat dipertimbangkan. Sayangnya buku agenda dengan warna cerah lebih mudah kotor. Jadi, lebih aman untuk memilih warna yang tidak mudah kotor. Apabila diperlukan, lapisi buku agenda dengan sampul tambahan.
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.HITIVITY
Infinit Planner
Whiteboard berbentuk agenda dalam genggaman Anda!
Kelebihan:
- Tulisan di catatan bisa dihapus sehingga setiap halaman bisa digunakan lagi
Kekurangan:
- Beberapa konsumen mengeluhkan tulisan yang terhapus saat tersapu tangan
Infinit Planner dari HITIVITY menawarkan konsep agenda yang unik. Anda bisa menulis dan menghapus di agenda ini berulang kali berkat kertas whiteboard-nya. Jadi, Anda dapat memakai buku planner ini terus-menerus tanpa perlu menggantinya. Desain buku agenda kerja ini cocok bagi Anda yang menjalani paperless lifestyle!
Buku agenda ini dibuat dengan tipe jilid ring sehingga Anda bisa melipat bukunya saat menulis di tempat yang sempit. Ditawarkan dalam warna hitam netral, agenda ini pas untuk dibawa ke kantor. Namun, berhati-hati agar Anda tak menghapus catatan pekerjaan yang penting saat menghapus halaman untuk digunakan ulang.
Lokasi :Infiniti Office, Arcade Business Center 6th Floor Unit 6-03 Jl. Pantai Indah Utara 2 Kav. C1, PIK, Kecamatan Penjaringan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14460
Website : www.shopee.co.id
4.Bantex
Agenda Book | 7491
Kelebihan:
- Dilengkapi strap sehingga catatan yang diselipkan tidak akan mudah jatuh
Kekurangan:
- Jilid ring membuat proses mengganti atau menambahkan item ke dalam agenda jadi lebih sulit
Format buku agenda kantor keluaran Bantex ini bisa dibilang all-in-one. Selain kolom bulanan, buku agenda ini juga dilengkapi kolom alamat, peta Indonesia, bahkan tabel dan konversi berat. Khusus untuk kolom bulanannya diberi pembatas berdasarkan nama bulan agar lebih urut.
Bagian cover yang polos dilengkapi dengan strap pengunci sehingga membuat tampilannya terlihat lebih elegan. Tambahan lagi, bagian depannya juga dilengkapi slot kartu untuk menyimpan kartu nama atau kartu debit. Cocok untuk Anda yang malas membawa dompet saat meeting.
Lokasi :Jl. Raya Boulevard Barat Blok LC 6/23, Kelapa Gading Permai, Jakarta 14240. Telp: (021) 4507929 / 30.
Website : www.bantex.co.id
Cara memaksimalkan pemakaian buku agenda kerja
Buku agenda untuk kerja sebenarnya sangatlah praktis digunakan. Namun, mungkin masih banyak di antara Anda yang belum memanfaatkannya secara maksimal. Mari simak cara-cara penggunaannya di bawah ini!
Tulis catatan penting untuk menunjang kemampuan diri
Selain jadwal, kegunaan utama buku agenda kerja adalah mencatat informasi penting. Anda dapat menuliskan rencana ke depan atau goals. Bukan hanya janji, meeting, atau tugas dinas, target dan kesalahan dalam pekerjaan pun sebaiknya ditulis. Dengan begitu, Anda dapat mengembangkan diri menjadi lebih baik.
Misalnya, Anda bisa menulis daftar tugas yang memiliki tenggat waktu tertentu. Hal ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk menyelesaikan tugas. Jika Anda melakukan kesalahan dalam pekerjaan, tidak ada salahnya untuk menuliskannya sebagai pengingat, kemudian belajar untuk memperbaikinya.
Gunakan bolpoin dan sticky notes untuk menandai catatan penting
Jika Anda menulis banyak informasi di buku agenda, tulisan menjadi sulit dibaca. Untuk jadwal yang sudah pasti, Anda bisa menuliskan jadwal yang sudah pasti dengan bolpoin. Sementara itu, untuk kegiatan yang waktu dan juga tanggalnya masih tentatif, Anda bisa menuliskannya dengan pensil agar dapat dihapus.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sticky notes di bagian tanggal untuk jadwal meeting yang bisa berubah. Sticky notes ini dapat dicopot setelah urusan selesai. Anda juga dapat mengaturnya seperti to-do list.



