Daftar Isi

Oli mobil adalah komponen penting untuk menjaga performa mesin tetap prima dan tahan lama, apalagi jika Anda sering berkendara dalam kondisi macet atau jarak jauh. Kini tersedia berbagai jenis oli mobil, seperti oli fully synthetic untuk performa maksimal, hingga oli khusus untuk mobil matic dan diesel. Namun, ada banyak merek oli mobil yang bagus di pasaran, seperti Shell Helix, Mobil Super, dan Daihatsu. Banyaknya pilihan ini mungkin membuat Anda bingung dalam menentukan pilihan yang paling tepat.

Bersama guru teknik otomotif kami, Ayi Adiana, kami akan menjelaskan cara memilih oli mobil yang sesuai kebutuhan kendaraan. Kami juga akan memberikan rekomendasi oli mobil terbaik. Rekomendasi ini dipilih dari produk-produk terlaris di marketplace dan diurutkan sesuai cara memilih mybest. Yuk, simak dengan saksama untuk mendapatkan oli mobil paling pas untuk Anda!

Berapa bulan sekali harus ganti oli mobil?

Oli di mobil berfungsi untuk melumasi bagian mesin saja, tidak termasuk transmisi dan kopling. Tugasnya untuk meredam panas dan gesekan komponen mesin. Oleh karena itu, oli yang tepat tidak membuat mesin cepat panas dan mampu membersihkan ruang bakar. Untuk mendapatkan performa mesin yang maksimal, Anda perlu rutin mengganti oli. Berdasarkan waktu, acuannya adalah tiap 4 bulan sekali.

Meski mobil jarang dipakai dan warna olinya masih bening, rasanya akan seperti tidak dilumasi selama lebih dari 4 bulan. Walaupun mobil hanya dipakai beberapa kali dalam rentang waktu tersebut, sudah ada reaksi pada oli sehingga bisa terjadi penguapan. Dari sisi jarak, sesuaikan waktu penggantian oli dengan SAE-nya. Oli yang encer biasanya diganti tiap 5.000-7.500 km, sedangkan yang encer setiap 3.500-4.000 km. Anda juga bisa menggunakan panduan jarak tempuh dari pabrikan.

Cara memilih Oli Mobil

Ketika Anda hendak memilih oli mesin mobil yang bagus, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan poin-poin di bawah ini sebelum menentukan pilihan!

1.Untuk pemakaian sehari-hari, pertimbangkan oli multifuel untuk mesin bensin dan mesin diesel yang spesifikasinya beragam

Kesalahan dalam memilih jenis bahan bakar bisa terjadi saat menentukan oli mobil. Mesin bensin dan mesin diesel membutuhkan oli yang berbeda. Mesin diesel butuh elemen pembersih karena ada sulfur yang bisa menempel dari kandungan solar. Hal ini tidak dibutuhkan mesin bensin. Oli mesin bensin tidak mengandung pembersih solar yang dibutuhkan mesin diesel sehingga sisa sulfur bisa menumpuk dan menyebabkan oksidasi.

Baca Juga:  3 Frame Kacamata Pria Terbaik

Meskipun demikian, sekarang sudah banyak beredar oli multifuel di pasaran. Oli ini bisa dipakai untuk mesin diesel dan mesin bensin. Dengan memilih oli multifuel, Anda tidak akan salah menggunakan oli berdasarkan jenis bahan bakarnya.

Oli multifuel pun lebih banyak memberikan opsi spesifikasi untuk pengguna mesin bensin atau mesin diesel. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menemukan spesifikasi yang dibutuhkan pada oli multifuel dibandingkan oli khusus. Oli multifuel umumnya juga sudah mumpuni untuk pemakaian sehari-hari.

2.Sesuaikan tingkat kekentalannya dengan umur kendaraan: Oli encer untuk mesin baru, sedangkan oli mineral yang kental untuk mesin lama

Kode SAE mewakili tingkat kekentalan dari oli, angka depan menunjukkan toleransinya pada suhu rendah. Makin rendah angkanya, makin tinggi toleransinya untuk suhu rendah dan makin encer olinya. Makin tinggi angkanya, makin kental pula olinya. Sementara itu, angka di belakang menunjukkan toleransinya pada suhu tinggi. Makin tinggi angka belakangnya, makin tinggi pula toleransinya untuk suhu tinggi. Suhu tinggi bisa diakibatkan dari cuaca, kondisi jalanan, dan kerja mesin mobil.

Makin muda umur kendaraan, makin butuh kendaraan tersebut akan oli yang lebih encer. Toleransi antar komponen pada mesin baru cenderung masih rapat sehingga oli kental akan susah naik untuk melumasi bagian lain. Sebaliknya, toleransi antar komponen mesin lama sudah melebar sehingga tidak cocok memakai oli encer. Kalau kendaraan tahun lama diberi oli encer, akan muncul suara berisik dari mesin karena gesekan antar komponennya tidak teredam.

Anda bisa menggunakan oli SAE 0W-20 pada tahun pertama dan tahun kedua untuk mobil keluaran baru. Tahun ketiga sampai keempat bisa naik ke SAE 5W-30. Untuk tahun kelima dan seterusnya disarankan SAE 10W-40. Anda juga dapat mengganti tingkat kekentalan oli tiap 40.000 km. Mobil lama lebih disarankan menggunakan tingkat kekentalan 15W-20W. Mobil lama adalah mobil yang sistem pengabutannya masih menggunakan karburator. Mobil baru umumnya sudah fuel injection dan membutuhkan oli yang lebih encer.

Kandungan lain yang direkomendasikan untuk mesin lama adalah mineral. Mesin lama cenderung memiliki tingkat keausan mesin yang tinggi sehingga butuh kandungan alami dari mineral. Mesin lama juga cenderung cepat panas sehingga membutuhkan tingkat penguapan yang rendah dari oli mineral. Namun, produknya lebih jarang di pasaran sehingga Anda tidak harus mengutamakan oli mineral jika tidak mendapatkannya.

Baca Juga:  12 Rekomendasi Sepatu Kerja Terbaik untuk Pria

 

3.Untuk persiapan touring, utamakan oli full-synthetic yang encer agar ketahanannya tinggi dan fleksibel untuk berbagai kondisi

Oli dengan unsur mineral yang tinggi merupakan salah satu oli yang paling direkomendasikan karena kandungannya alami sehingga aman untuk mesin. Kekurangan oli tinggi mineral adalah masa pakai yang cepat dan tingkat kekentalan tinggi sehingga kurang cocok untuk mesin baru. Selain itu, produk jenis ini lebih jarang di pasaran.

Pilihan Anda pun terbatas pada oli semi-synthetic dan full synthetic. Oli semi-synthetic sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari. Dibandingkan oli mineral pun oli semi-synthetic lebih tahan dingin, penguapan, serta memiliki daya lumas lebih baik.

 

Meskipun demikian, oli full synthetic bisa dipilih jika Anda menginginkan ketahanan yang lebih tinggi. Oli full synthetic bahkan merupakan oli standar balap. Dibandingkan oli tipe lainnya, kemampuan pelumasannya bisa dibilang paling tinggi. Saat suhu rendah oli tipe ini mudah mengalir, saat suhu tinggi pun kestabilannya sangat baik. Tidak heran bila harganya tergolong cukup tinggi.

Oleh karena ketahanannya yang tinggi, oli full synthetic direkomendasikan untuk pemakaian saat touring. Anda yang sering touring biasanya membutuhkan oli dengan daya tahan tinggi. Oli full synthetic SAE 5W-30 merupakan pilihan umum untuk touring karena fleksibel untuk berbagai kondisi, bahkan untuk dataran tinggi. Oli yang lebih encer akan membuat mobil terasa lebih agresif.

4.Demi ketahanan yang lebih tinggi untuk penggunaan sehari-hari, pilih kode API yang lebih baru seperti SP dan CK-4

Kode API merujuk pada teknologi oli, makin baru kode API-nya maka makin baru pula teknologinya. Oli mesin bensin yang beredar di pasaran umumnya menggunakan kode SJ sampai SP. Makin dekat huruf belakang ke Z, makin baru teknologinya. Sementara itu, oli mesin diesel menggunakan kode CH-4 sampai CK-4. Oli CK-4 akan memberi perlindungan sangat optimal pada mesin diesel dan bahkan bisa digunakan untuk mesin yang lebih lawas.

Makin baru teknologi API, makin rendah pula tingkat penguapannya pada cuaca panas. Oleh karena itu, API SP atau CK-4 akan berguna untuk Anda yang sering menghadapi kemacetan di perkotaan. Makin lama kendaraan diam di kemacetan, makin cepat mesin menjadi panas sehingga penguapan makin tinggi.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Lampu Belakang Sepeda

Dengan API terbaru, ketahanannya akan lebih lama. API terbaru biasanya juga sudah disesuaikan dengan tuntutan mesin kendaraan baru. Standar lain yang bisa digunakan untuk mesin bensin adalah ILSAC yang berorientasi pada efisiensi bahan bakar dan emisi. ILSAC GF-6 merupakan salah satu standar terbaru yang bisa ditemukan di pasaran.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Shell Manufacturing Indonesia

Rekomendasi

Shell Helix HX6 10W-40

Performa mesin halus dan bersih dengan perlindungan teknologi Active Cleansing

  • Menangkal penumpukan deposit yang mengganggu performa mesin melalui teknologi Active Cleansing
  • Oli sintetis berbasis gas alam dirancang untuk membersihkan mesin dengan efisiensi yang lebih tinggi
  • Tahan terhadap degradasi, menjaga kualitas pelumasan tetap optimal hingga waktu ganti oli berikutnya
  • Mencegah keausan dini dan mendukung umur panjang mesin dengan perlindungan menyeluruh
  • Dirancang untuk mobil bermesin bensin, termasuk yang menggunakan sistem injeksi dan turbo

Lokasi :Talavera Office Park, Lt. 22 – 26, Jl. TB Simatupang No.Kav. 22 – 26, RT.3/RW.1, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430

Website : www.shell.co.id

4.Exxon Mobil

Rekomendasi

Mobil Super™ Friction Fighter 10W-40

Pelumas tetap optimal di suhu ekstrem, interval servis jadi lebih efisien

  • Teknologi molekul pelindung mengurangi gesekan hingga 65%, membuat mesin lebih responsif dan halus
  • Formulasi tahan panas menjaga kestabilan pelumas dan mendukung interval ganti oli lebih lama
  • Menghindari kerusakan akibat LSPI pada mesin turbo agar performa tetap maksimal dan awet
  • Aditif detergen aktif membantu angkat dan bersihkan deposit untuk menjaga ruang bakar tetap bersih
  • Ideal untuk mesin bensin, termasuk turbo, pada mobil Jepang dan Korea untuk penggunaan harian maupun touring

 

Lokasi :Jl. Jend. Sudirman No.28 13, RT.14/RW.1, Bend. Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10210

Website : www.mobil.com

 

 

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.