Purwokerto merupakan ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ada banyak julukan yang disematkan, seperti kota wisata, kota keripik, kota transit, kota pendidikan, hingga kota pensiunan karena banyaknya pejabat negara yang telah pensiun dan menetap di sini. Yuk kita bahas banyak hal mengenai Purwokerto, baik itu tempat wisata, oleh-oleh khas Purwokerto, hingga beberapa fakta menariknya melalui artikel ini.
Sekilas tentang Purwokerto
Lokasi Purwokerto berada di selatan Gunung Slamet, yang merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa. Hal tersebut membuatnya terasa sejuk, udaranya bersih, dan tanahnya subur, sehingga sektor pertanian menjadi andalan para warga di sini. Jadi kalau Anda tengah mencari oleh-oleh khas Purwokerto, pasti akan lebih sering menemukan makanan berbahan baku tumbuhan daripada seafood atau daging. Geografis demikian juga memberikan bentang alam yang indah di Purwokerto, Banyumas, dan sekitarnya, seperti beberapa tempat wisata di bawah ini.
- Lokawisata Baturraden yang menyajikan pemandangan dari hamparan Gunung Slamet di sisi utara. Di area ini juga terdapat danau air mancur, Curug Gumawang, Curug Gede, pemandian air hangat belerang, hingga fasilitas sepeda gantung.
- Gunung Slamet dengan ketinggian mencapai 3.428 mdpl. Jalur yang sering dilalui untuk mendaki gunung ini adalah jalur pendakian Baturraden.
- Bukit Watu Meja, cocok dikunjungi oleh orang-orang yang belum terbiasa mendaki gunung, sebab hanya diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk mendakinya. Di sini Anda juga bisa membeli makanan khas Purwokerto yang paling terkenal, yaitu Mendoan.
- Baturraden Adventure Forest, kawasan hutan pinus yang sejuk dan berlokasi di bawah kaki Gunung Slamet. Di sini juga sudah terdapat banyak kafe, restoran, hingga pusat oleh-oleh, jadi pengunjung tidak perlu repot-repot membawa makanan sendiri.
Selain wisata alam, kunjungi juga Museum Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman ketika Anda tengah berlibur ke Purwokerto. Di dalam museum berisi banyak diorama, foto-foto perjuangan, duplikat peninggalan Jenderal Soedirman, relief sejarah bangsa Indonesia, dan patung Jenderal Soedirman yang menunggangi kuda.
Cara Memilih Oleh-Oleh khas Purwokerto
Puas berlibur ke berbagai destinasi wisata di Purwokerto dan sekitarnya, berarti waktunya berbelanja oleh-oleh khas Purwokerto. Berikut sudah ada ulasan mengenai oleh-oleh apa saja yang digemari oleh para wisatawan di Purwokerto.
1. Cari tahu beragam oleh-oleh yang terkenal
Terdapat beberapa macam oleh-oleh khas Purwokerto andalan yang pasti diburu oleh wisatawan. Sebut saja, kue Nopia, getuk goreng, jenang, dan keripik tempe. Mari kita bahas camilan enak ini satu per satu.
- Getuk goreng
Seperti gethuk pada umumnya, bahan baku oleh-oleh khas Purwokerto ini adalah singkong yang dicampur gula merah, tapi singkong tersebut dibentuk bulat-bulat dan digoreng sampai berwarna kecoklatan. Getuk goreng dikenal terasa legit, manis, dan tentunya mengenyangkan.
- Tempe mendoan
Ini dia oleh-oleh khas Purwokerto terfavorit wisatawan yang berkunjung ke daerah Baturraden. Tempe mendoan dibuat dengan cara mengiris tempe tipis-tipis, dibalut adonan tepung beras, dan digoreng setengah matang. Proses tersebut membuat mendoan Purwokerto berwarna putih pucat, bukan kecoklatan.
- Keripik tempe
Selain diolah menjadi Mendoan, tempe-tempe dari daerah Purwokerto dan sekitarnya diolah menjadi keripik oleh warga setempat. Teksturnya sangat renyah, tidak mudah melempem, dan sangat tahan lama, sehingga menjadi favorit banyak orang ketika ingin mengirimkan oleh-oleh khas Purwokerto keluar kota.
- Lumpia boom
Sesuai dengan namanya, ukuran oleh-oleh khas Purwokerto ini memang sangat besar, bahkan lebih besar daripada lumpia Semarang. Isiannya cukup beragam, bisa daging sapi, ayam, udang, dan tentu saja rebung. Lumpia boom paling terkenal di sini adalah Loempia Boom yang terletak di Jalan Prof. Dr. HR Boenyamin.
- Nopia
Banyak orang yang menganggap Nopia sebagai roti yang unik. Bentuknya seperti bakpia jogja, tetapi terbuat dari tepung terigu, bertekstur lebih keras, dan diisi dengan gula merah, selai buah, cokelat, atau keju. Sangat mudah menemukan Nopia di pusat oleh-oleh khas Purwokerto dan harga tiap kemasan pun hanya belasan ribu rupiah.
- Olahan dage
Dage merupakan makanan khas Purwokerto yang terbuat dari campuran kelapa dan ampas tempe, lalu dibumbui dengan bumbu khusus. Umumnya, olahan dage yang ditemukan pada toko oleh-oleh khas Purwokerto berupa keripik.
- Mino
Mino atau mini Nopia ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas Purwokerto yang sangat digemari wisatawan. Pembuatan mino terbilang singkat, bahkan pemanggangannya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.
2.Ketahui lokasi pusat oleh-oleh Purwokerto
Kalau sudah tahu oleh-oleh khas Purwokerto apa saja yang akan dibeli, berarti saatnya mencari tahu tempat membelinya. Berikut ini beberapa pusat oleh-oleh Purwokerto yang cukup lengkap dan menawarkan produknya dengan harga murah.
- Toko Sawangan No.1
Lokasinya ada di Jl. Mayjend Sutoyo No.23, Sawangan, Purwokerto Barat, dan memiliki produk andalan berupa getuk goreng. Bahkan, di pusat oleh-oleh khas Purwokerto ini Anda juga bisa melihat proses pembuatan gethuk itu secara langsung.
- Getuk Goreng Asli Haji Tohirin
Toko oleh-oleh khas Purwokerto ini berlokasi di Jl. Jend. Soedirman No.151, Sokaraja, Banyumas, dan menjadi pusat oleh-oleh tertua karena sudah ada sejak tahun 1918. Getuk gorengnya dikenal gurih, manis, empuk, dan bisa bertahan selama 10 hari walaupun tanpa pengawet sintetis. Selain getuk, di sini juga terdapat intip goreng, jenang jaket, klanting bumbu, dan carica dieng agripa.
- Tetap Asli Ny. Sutrisno
Jika tengah ada di Purwokerto Selatan dan mencari toko oleh-oleh khas Purwokerto terdekat, Tetap Asli Ny. Sutrisno jadi pilihan tepat. Makanan populer di sini adalah kue nopia, tapi Anda juga bisa menemukan getuk goreng, bangket jahe, bakpia pathok, gado-gado, hingga rujak buah.
- Toko Oleh-Oleh Eco21
Lokasi toko oleh-oleh khas Purwokerto ini sangat strategis, yaitu di pinggir Jalan Mayjend Sutoyo, dan cukup dekat dengan Museum Bank Rakyat Indonesia serta alun-alun kota Purwokerto. Tempe mendoan menjadi andalan Toko Oleh-Oleh Eco21, bahkan tepung bumbu dan kecap khusus mendoan juga tersedia.
- Toko Kedung Jati
Berawal dari toko souvenir, Toko Kedung Jati bertransformasi menjadi pusat oleh-oleh khas Purwokerto yang lengkap. Kue mino, nopia, getuk goreng, peyek, keripik usus, kripik belut, pisang dolar, dan pie nanas dapat ditemukan di sini, tentu dengan harga cukup terjangkau. Lokasinya ada di Jl. Kongsen No.41, Purwokerto Selatan.
Sekarang sudah lebih tahu kan, apa saja oleh-oleh khas Purwokerto yang terkenal, sekaligus tempat membelinya? Selanjutnya, yuk kita bahas lebih rinci mengenai beragam oleh-oleh tersebut, termasuk kisaran harga dari setiap produk seperti di bawah ini :
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.Mino Super Bintang Jaya

( Gambar mino super bintang jaya )
Mini Nopia atau Mino bisa dibilang setara dengan Pempek Palembang atau Bakpia Jogja. Artinya, liburan Anda belum lengkap kalau belum mencicipi dan membelinya sebagai oleh-oleh khas Purwokerto.
Ada cukup banyak varian Mino yang bisa ditemukan, salah satunya merk Bintang Jaya yang dikenal lembut, legit, dan sangat cocok sebagai teman ngopi di pagi hari. Oleh-oleh khas Purwokerto ini tersedia dalam empat varian rasa, ada cokelat, durian, nanas, dan gula Jawa, harganya 9000-an rupiah untuk kemasan 250 gram.
Lokasi : jln jaya serayu pakunden rt.03/rw.04 no.9 banyumas, Pekunden Lor, Pekunden, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53192
Website : www.punokawan.myolsera.com
4.Getuk Goreng ASLI Haji Tohirin

(Gambar Getuk goreng asli haji tohirin )
Di daerah Sokaraja, ada satu jajanan tradisional populer dan mudah ditemukan pada banyak toko oleh-oleh khas Purwokerto, yaitu Getuk Goreng Haji Tohirin. Makanan ini terbuat dari singkong yang direbus, diaduk bersama gula merah, kemudian digoreng selama beberapa saat. Tekstur luarnya garing, tetapi bagian dalamnya sangat lembut, membuat Getuk Goreng Haji Tohirin bisa tetap bertahan sejak 1918 sampai sekarang. Pengemasan gethuk sendiri dilakukan dalam besek seberat 500 gram, lalu dijual dengan harga 18 ribuan rupiah.
Lokasi : Jl. Nasional 9, Dusun I Sokaraja Tengah, Sokaraja Tengah, Kec. Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Website : www.gofood.co.id
5.Tempe Kripik Niti

( Gambar tempe kripik niti )
Olahan tempe favorit lainnya dari Purwokerto. Yap, Tempe Kripik Niti. Renyah, gurih, tapi tidak terlalu asin, sangat wajar kalau oleh-oleh khas Purwokerto ini sudah eksis sejak tahun 1960-an. Bungkusnya memang sederhana, berupa plastik bening berlabelkan merk keripik tempe, tapi justru itu yang membuatnya terlihat legend. Sebungkus Tempe Kripik Niti 250 gram berisi sekitar 20 keping dan dibandrol 28 ribuan rupiah.
Lokasi :Jl. Pramuka No.221a, Pertabatan, Purwokerto Kidul, Kec. Purwokerto Sel., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53147
Website : www.shopee.co.id
Fun Facts tentang Purwokerto
Selain punya bentang alam yang cantik, kota Purwokerto juga merupakan tempat yang penuh sejarah. Terbukti dengan berdirinya Museum Jendral Soedirman dan Museum Bank Rakyat Indonesia di pusat kota ini. Beres dengan urusan oleh-oleh khas Purwokerto, berikutnya mari bahas juga beberapa fakta menarik tentang Purwokerto.
- Punya toko roti tertua di Indonesia, yaitu Roti Go yang sudah berdiri sejak 1898. Nama toko tersebut diambil dari nama pendirinya; Go Kwe Ka.
- Disebut sebagai kota transit karena menjadi poros keramaian dari setiap wilayah yang berada di satu keresidenan, yaitu Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.
- Masih memiliki bioskop bernuansa vintage, bernama Rajawali Cinema yang sudah ada sejak 1980.
Kesimpulan
Sekalipun tidak sebesar Semarang atau Jogja, Purwokerto memiliki banyak daya tarik bagi wisatawan luar daerah, seperti makanan khas. Di artikel ini sudah dibahas secara lengkap mengenai banyak produk oleh-oleh khas Purwokerto, lengkap dengan kisaran harganya.


