Sekalipun masih masuk dalam wilayah Provinsi Jawa Timur, tapi Madura merupakan sebuah pulau yang terpisah dari Pulau Jawa. Wilayah ini terkenal sebagai penghasil minyak bumi dan gas alam di provinsi Jawa Timur, sekaligus menjadi produsen garam terbesar di Indonesia yang membuatnya dijuluki sebagai Pulau Garam. Mau tahu lebih banyak tentang Madura, termasuk apa saja oleh-oleh khas Madura yang menarik dibawa pulang? Baca artikel ini sampai selesai, ya.
Sekilas tentang Madur
Bentuk Pulau Madura seakan mirip dengan sapi, dan terbagi menjadi empat kabupaten, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Ada cukup banyak akses yang bisa dilalui untuk bisa sampai ke Madura. Sebut saja, Jembatan Nasional Suramadu, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Jangkar di Situbondo, dan Bandar Udara Trunojoyo (SUP) di kabupaten Sumenep. Karena dikelilingi oleh lautan, oleh-oleh khas Madura dan tempat wisatanya pun tidak jauh-jauh dari pantai dan laut. Berikut beberapa di antaranya.
- Pantai Sambilangan di Bangkalan yang menjadi keberadaan mercusuar peninggalan Belanda, tepatnya didirikan pada 1879. Mercusuar ini memiliki tinggi sekitar 78 meter dan terdiri dari 17 lantai.
- Pantai Rongkang yang memiliki bebatuan kecil menutup pantai dan jajaran batuan karang indah di pinggiran pantai. Namanya sendiri memiliki arti berlubang, sebab batuan karang di pinggir pantai berlubang akibat abrasi.
- Pantai Ponjuk Timur yang berlokasi di berada di Pulau Talango, sebuah pulau kecil di Kabupaten Sumenep. Karena agak sulit dijangkau, suasana di Pantai Ponjuk Timur masih sangat tenang.
- Pantai Rindu, disebut sebagai pintu gerbang ke Pulau Madura sebab hanya berjarak 1 km dari Jembatan Nasional Suramadu. Fasilitas umum di sini juga cukup lengkap, termasuk toilet, toko oleh-oleh, dan kafe.
- Berbagai pulau kecil atau gili, seperti Gili Labak, Gili Iyang, dan Gili Genting.
- Museum Keraton Sumenep, yaitu keraton terakhir yang bertahan di Jawa Timur. Keraton ini memiliki ciri khas atap bangunan berwarna kuning, untuk menghormati permaisuri keraton asal China yang berkulit kuning, yaitu Ratu Ayu Tirto Negoro.
- Api tak kunjung padam atau api abadi yang berada di Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan. Api ini memang akan padam saat musim hujan, tapi kembali menyala dengan sendirinya setelah hujan berhenti.
Cara Memilih Oleh-Oleh khas Madura
Sekalipun tidak sebesar Pulau Jawa, bukan berarti di Madura tidak ada oleh-oleh yang menarik. Setidaknya beberapa hal berikut perlu Anda ketahui terlebih dulu ketika mencari oleh-oleh khas Madura.
- Ketahui oleh-oleh khas madura yang terkenal
Ada batik dan beberapa camilan yang sudah terkenal sebagai oleh-oleh khas Madura di kalangan wisatawan. Berikut pembahasannya.
- Batik Madura
Batik Madura memiliki motif batik yang berhubungan dengan laut, karena cukup banyak wilayah di Madura berlokasi di tepi pantai. Keunikan lain pada oleh-oleh khas Madura ini adalah memiliki kombinasi dua hingga tiga warna sekaligus sehingga terlihat ramai ketika dikenakan.
- Teri Krispi
Renyah, gurih, dan bisa dijadikan lauk atau camilan, membuat oleh-oleh khas Madura ini sangat populer di kalangan wisatawan. Selain rasa original, teri krispi juga sering dibumbui dengan keju, balado, atau bumbu pedas. Tertarik mencoba?
- Otok
Otok Madura dibuat terbuat dari biji kacang panjang yang diberi bumbu manis-pedas. Sekilas tampilan oleh-oleh khas Madura ini mirip dengan kacang disko khas Bali, tapi ukurannya agak lebih kecil.
- Petis Madura
Petis Madura dapat dikenali dari warnanya yang lebih pekat dibandingkan dengan petis pada beberapa daerah di Pulau Jawa. Aroma oleh-oleh khas Madura ini juga cukup menyengat, bahkan bisa dibilang 11-12 dengan Terasi karena sama-sama melalui proses fermentasi.
- Terasi
Tidak kalah dengan terasi Cirebon yang terkenal itu, rasa terasi Madura juga sangat enak. Bahan baku oleh-oleh khas Madura ini juga berupa udang rebon yang diproses sedemikian rupa, sampai tercipta terasi gurih untuk keperluan menyambal atau bumbu masakan. Selain dijual pada toko-toko online, terasi Madura juga bisa dibeli di daerah Sumenep.
- Rengginang lorjuk
Sesuai dengan namanya, rengginang Madura tidak hanya menggunakan Beras Ketan sebagai bahan baku, tetapi juga diberi taburan lorjuk atau kerang laut ketika masih dalam proses pembuatan. Setelah adonan jadi, rengginang dicetak dalam bentuk mangkuk dan dijemur sampai kering luar-dalam. Karena termasuk oleh-oleh khas Madura yang populer, Anda pun bisa menemukan rengginang lorjuk di banyak toko.
- Keripik tette
Berbeda dengan keripik singkong di daerah lain, keripik tette dibuat dengan cara merebus singkong terlebih dulu, menumbuknya, memotong tipis-tipis, lalu menjemurnya. Setelah digoreng, keripi terasa sangat gurih, cocok sekali untuk menemani waktu ngumpul bersama orang-orang terdekat.
- Bolu jubada
Sekalipun disebut sebagai bolu, oleh-oleh khas Madura ini lebih mirip dengan dodol, yaitu mempunyai tekstur lengket, kenyal, dan terasa legit. Hanya saja, bolu jubada biasanya dikemas menggunakan daun siwalan sebagai pengikat, bukan dibungkus kertas atau plastik.
- Cari tahu juga di mana tempat membelinya
Sudah menemukan oleh-oleh khas Madura yang ingin diborong? Berarti selanjutnya, Anda tinggal mencari toko yang menjual oleh-oleh tersebut. Berikut list beberapa toko oleh-oleh Madura yang terkenal lengkap.
- Toko Nusa Indah
Toko oleh-oleh khas Madura ini berlokasi di Jalan KH Moh Kholil No 105, Kelurahan Kemayoran, Bangkalan. Mulai dari camilan, seperti teri krispi, rengginang lorjuk, dan aneka kerupuk seafood, hingga kain kain batik yang dibuat langsung perajin Bangkalan tersedia di sini. Beberapa produk best seller di Toko Nusa Indah adalah rengginang lorjuk, terasi, dan petis.
- Basaraya Pusat Oleh-Oleh Madura
Kalau Anda kebetulan tengah berada di Pamekasan dan tengah mencari oleh-oleh khas Madura, bisa mampir ke Basaraya Pusat Oleh-Oleh Madura. Meski baru dibuka pada 2017 lalu, toko ini sudah menampung lebih dari 2000 produk UMKM, termasuk rengginang lorjuk, kue bolu Jubada, kerupuk ikan, teri krispi, rajungan, otok, macho, dan petis. Untuk lokasinya, berada di Jalan Agus Salim, Barurambat Kota, Pamekasan, Madura.
- MAMA MIA Camilan Madura
Untuk area Sumenep dan sekitarnya, ada toko MAMA MIA yang menjadi salah satu tempat terbaik untuk memborong oleh-oleh khas Madura. Baik itu aneka kerupuk, keripik, kue-kue tradisional, bisa Anda jumpai di sini, dengan harga mulai dari ribuan rupiah saja. Alamat MAMA MIA Camilan Madura berada di Jl. DR. Wahidin No.9, Pajagalan, Sumenep.
Cukup banyak oleh-oleh khas Madura yang terbuat dari seafood, seperti teri, ikan tongkol, dan kerang-kerangan. Tapi kalau Anda memiliki alergi terhadap seafood dan sejenisnya, bisa pilih oleh-oleh berbahan dasar ubi. Yuk kita bahas lebih detail mengenai berbagai produk tersebut.
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.Kripik Bentoel Madura
( Gambar keripik bentoel madura oleh oleh khas madura )
Selain singkong, Kentang, atau ubi madu, Anda bisa menemukan keripik umbi-umbian lain di Madura, yaitu Kripik Bentoel, salah satunya diproduksi oleh Hj. Syahriyah Holil asal Sampang, Madura. Sekilas, tampilan oleh-oleh khas Madura ini tampak seperti keripik tempe, tapi lebih berserat.
Pembuatan Kripik Bentoel Madura sama saja dengan keripik lainnya. Bentoel yang sudah dicuci bersih kemudian diiris tipis, dibumbui, lalu digoreng sampai garing. Cukup mudah menemukan Kripik Bentoel di toko oleh-oleh khas Madura, biasanya dibandrol 28 ribuan rupiah per bungkus isi 150 gram.
Lokasi : Desa Padelegan, Kec. Pademawu, Pamekasan.
Website : www.domulyo-airkumbang.desa.id
4.Kopi Ramuan Madura
( Gambar kopi ramuan madura oleh oleh khas madura )
Oleh-oleh khas Madura ini menggunakan Kopi Robusta sebagai bahan utama, kemudian diramu dengan jahe, cabai jamu, kapulaga, dan Kayu Manis. Jadi ketika diseduh, akan menimbulkan sensasi hangat, nyaman, sekaligus membantu menguatkan daya tahan tubuh Anda.
Penyajian yang disarankan sama saja dengan kopi pada umumnya. Tinggal larutkan 1 sdm kopi dalam 200 ml air panas, lalu tambahkan gula atau madu, bisa juga dengan es batu supaya lebih segar. Tenang, kopi yang diproduksi oleh UD. Jaya Super Mantap ini sudah mengantongi sertifikat P-IRT kok, tentu saja aman selama konsumsinya tidak berlebihan. Kopi Ramuan Madura dijual dengan harga 27 ribuan rupiah per kemasan isi 120 gram.
Lokasi : Jl. Yos Sudarso No.40, Pasarkayu, Pabian, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69417
Website : www.threads.com
Fun Facts tentang Madura
Selain menjadi penghasil garam terbesar di Indonesia dan memiliki banyak oleh-oleh khas Madura yang menarik, pulau ini juga masih menyimpan keunikan lain. Beberapa di antaranya adalah:
- Pernah menjadi negara pada tahun 1948 dan dipimpin oleh pemimpin pemerintahan peralihan Belanda di Jawa Timur, yaitu Van der Plas. Tapi hal ini hanya berlangsung selama dua tahun, sebab Madura kembali bergabung ke Indonesia pada 1950.
- Mempunyai beragam bahasa yang unik dan mirip dengan bahasa di Jawa, yang dikenal dengan istilah ‘Ja’-iya’, ‘Engghi-Enthen’, dan ‘Engghi-Bunthen’. Dialek di daerah Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Bawean, Sampang, dan Sapudi pun berbeda-beda.
- Masyarakat Madura, baik laki-laki maupun perempuan, lebih sering mengenakan sarung di kesehariannya. Hal ini membuat mereka dikenal sebagai Kaum Sarungan.
- Ada sebuah falsafah terkenal di kalangan Suku Madura, yaitu “lebih baik mati daripada harus menanggung malu”. Sifat ini melahirkan tradisi carok, atau bertarung, pada sebagian masyarakat Madura.
Kesimpulan
Sebagai pulau kecil yang terpisah dari daratan Pulau Jawa, Madura dianugerahi banyak sekali pantai indah, bahkan lautannya menjadikan daerah ini sebagai “Pulau Garam”. Di artikel ini, sudah dibahas beragam hal mengenai Pulau Madura, termasuk tempat wisata, oleh-oleh khas Madura, dan fakta-fakta menarik yang membuatnya berbeda dari daerah lain.




