2 Lensa Nikon Terbaik

Daftar Isi

Lensa adalah salah satu properti kamera yang cukup penting untuk mendapatkan hasil gambar yang maksimal. Namun, menggunakan lensa pun tidak bisa sembarangan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar lensa dapat bekerja dengan baik. Kali ini, kami akan memberikan tips memilih dan rekomendasi lensa merek Nikon yang bagus untuk Anda.

Anda bisa menemukan banyak tipe lensa Nikon, baik yang bersensor APS-C maupun full frame. Anda butuh lensa Nikon dengan focal length 35 mm, 50 mm, atau 55–300 mm? Semua akan kami ulas secara singkat. Jadi, silakan disimak baik-baik, ya!

Cara memilih Lensa Nikon

Berikut ini ada beberapa poin yang perlu Anda perhatikan saat hendak membeli lensa Nikon. Semoga dengan membacanya Anda bisa lebih mudah menemukan produk lensa Nikon yang cocok.

1.Ketahui tipe mount yang kompatibel

Saat memilih lensa Nikon, Anda perlu mengetaui tipe mount yang kompatibel dengan bodi kamera. Lensa Nikon sendiri memiliki dua tipe mount, yakni F dan Z. Mount tipe F digunakan untuk kamera Nikon DSLR, sedangkan mount tipe Z digunakan untuk kamera mirrorless. Anda mungkin saja menggunakan lensa dengan mount tipe F pada kamera mirrorless ataupun sebaliknya.

Akan tetapi, Anda membutuhkan adapter tambahan agar lensa dapat bekerja. Adapter tersebut adalah adapter FTZ dan FT1. Meski demikian, kami lebih menyarankan Anda menggunakan mount yang sesuai dengan bodi kamera. Selain mungkin memengaruhi hasil jepretan, menggunakan adapter tentu akan menambah bujet yang harus Anda keluarkan.

 2.Sesuaikan dengan ukuran sensor kamera

Selanjutnya, Anda juga perlu menyesuaikan ukuran sensor lensa dengan kamera. Kamera Nikon sendiri saat ini memiliki dua jenis sensor, yakni APS-C dan full frame. Kamera APS-C memiliki ukuran sensor sekitar 24 cm x 16 mm, sedangkan kamera full frame memiliki ukuran 36 cm x 24 mm.

Baca Juga:  2 Sunscreen Nivea Terbaik

Lensa Nikon APS-C biasanya memiliki kode DX, sedangkan lensa full frame berkode FX. Anda masih bisa menggunakan lensa DX di kamera full frame. Akan tetapi, hasil jepretan akan dipotong dan tidak sesuai dengan tampilan pada view finder. Oleh karena itu, untuk hasil tangkapan yang sesuai, sebaiknya gunakan lensa dengan ukuran sensor yang sama dengan kamera.

3.Periksa focal length yang dimiliki lensa

Focal length tentu tidak kalah penting untuk Anda pertimbangkan. Focal length biasanya ditulis dalam satuan millimeter (mm). Focal length sendiri adalah kemampuan lensa dalam melihat dan merekam objek gambar. Sederhananya, focal length menentukan sudut pandang atau seberapa luas area yang dapat ditangkap oleh kamera.

Makin pendek focal length, makin lebar sudut pandang yang dapat ditangkap. Sebaliknya, makin panjang focal length, makin sempit sudut pandangnya dan membuat objek tampak lebih dekat. Agar Anda bisa lebih mudah memilih, kami akan membaginya ke dalam beberapa jenis.

Lensa ultra-wide angle(10–18 mm)

Lensa ini memiliki cakupan sudut pandang paling luas. Objek gambar akan tampak lebih kecil ketimbang menggunakan lensa standar. Lensa ini sangat cocok untuk foto pemandangan dengan fokus yang sama, baik foreground maupun background.

Lensa wide-angle(18–35 mm)

Lensa ini cocok untuk mengambil gambar dengan sudut pandang yang lebar seperti pemandangan atau gedung. Anda akan sangat terbantu saat area pemotretan terlalu sempit dan sudah tidak dapat menjauhi objek gambar. Sebaiknya, jangan gunakan lensa ini untuk foto grup sebab orang paling pinggir akan tampak kurang natural.

Lensa normal (35–50 mm)

Lensa ini adalah lensa serbaguna. Anda bisa menggunakannya untuk beragam kebutuhan, baik pemotretan umum, street photography, atau foto close-up.

Lensa telefoto (50–200 mm)

Baca Juga:  3 Sandal Gunung Wanita Terbaik

Bila Anda butuh memperbesar objek gambar, lensa telefoto bisa dipertimbangkan. Anda bisa melakukan zoom sehingga objek tampak lebih dekat. Selain untuk foto jarak jauh, lensa ini juga pas untuk foto makro.

Lensa supertelefoto (200 mm ke atas)

Untuk penggunaan foto jarak jauh dan berbahaya, lensa supertelefoto memang pilihan terbaik. Anda bisa menggunakannya untuk foto olahraga, margasatwa, bahkan liputan di tengah perang.

4.Perhatikan aperture pada lensa

Aperture pada lensa berfungsi untuk menangkap cahaya. Aperture sendiri ditunjukkan dalam satuan F, misalnya F/1.8, F/2.8, F/4, dan lain sebagainya. Makin kecil angka F-nya, makin lebar aperture dan bertambah banyak pula cahaya yang diterima. Oleh sebab itu, perhatikan aperture yang dimiliki lensa.

Beberapa produk lensa Nikon memiliki aperture konstan, tetapi ada juga yang berubah menyesuaikan pengaturan zoom. Untuk mendapatkan hasil foto yang bokeh atau penggunaan kamera di malam hari, Anda bisa pilih aperture yang kecil. Namun, untuk penggunaan foto lanskap atau pemotretan dengan penerangan cukup, aperture lebih besar pun tidak terlalu masalah.

5.Pertimbangkan adanya fitur pengurang getaran pada lensa

Agar hasil tangkapan gambar tidak blur, sebaiknya kurangi getaran saat pemotretan. Anda bisa pilih lensa Nikon yang dilengkapi dengan fitur vibration reduction (VR). Fitur ini dapat mengurangi getaran lensa hingga 5 stop. Anda pun bisa menghasilkan gambar dan video yang lebih baik dan stabil tanpa tripod. Anda bisa menemukan fitur ini pada lensa Nikon dengan kode VR.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

Baca Juga:  5 Rekomendasi Handuk Olahraga Terbaik

3.Nikon

Rekomendasi nkn

AF-S DX NIKKOR 35MM F/1.8G

Efek blur alami dengan adanya diafragma seven-blade

Kelebihan:

  • Sangat ringkas dan ringan
  • Sudah memiliki motor autofocus
  • Hasil gambar lebih tajam dengan bokeh yang indah

Kekurangan:

  • Hanya kompatibel untuk kamera Nikon bersensor APS-C

Produk ini bisa jadi pilihan terbaik bagi Anda para pemula. Lensa fixed ini memiliki focal length 35 mm atau setara dengan 52,5 mm pada format FX. Anda bisa mendapatkan gambar yang tajam dengan bokeh yang sempurna untuk foto close-up.

Hal itu didukung dengan adanya diafragma seven-blade yang membuat efek blur kian alami. Lensa ini pun sudah dilengkapi motor autofocus sehingga memudahkan Anda dalam penggunaannya. Dengan harga terjangkau dan kinerja yang luar biasa, lensa ini wajib Anda miliki saat pertama menggunakan kamera.

Lokasi : Kompleks Mangga Dua Square Blok H1 & 2. Jl. Gunung Sahari Raya, Jakarta, Indonesia

Website : imaging-nikon-com

4.Nikon

Rekomendasi lsa

AF-S NIKKOR 50MM F/1.8G
Andal di kondisi remang-remang tanpa perlu banyak pengaturan

Kelebihan:

  • Sudah dilengkapi motor autofocus
  • Bukaan besar, mudah bekerja dalam kondisi minim cahaya

Kekurangan:

  • Belum dilengkapi fitur VR atau peredam getaran

Lensa fixed 50 mm ini sudah dibekali motor autofocus. Dengan demikian, Anda bisa bekerja lebih mudah dan cepat, tanpa perlu banyak pengaturan. Selain itu, lensa dengan aperture maksimum F/1.8 ini juga sudah kompatibel dengan kamera full frame. Pilihlah produk ini bila Anda ingin menghasilkan gambar dengan sudut pandang luas dan tajam meski berada di tempat remang-remang.

 

Lokasi :Kompleks Mangga Dua Square Blok H1 & 2. Jl. Gunung Sahari Raya, Jakarta, Indonesia

Website : imaging-nikon-com

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.