Mesin cuci yang digunakan setiap hari bisa menjadi sarang kotoran, residu deterjen, dan jamur jika tidak dibersihkan secara rutin. Akibatnya, performa mesin menurun dan pakaian pun bisa berbau kurang sedap. Maka dari itu, Anda memerlukan bubuk atau cairan pembersih mesin cuci. Namun, banyaknya merek pembersih mesin cuci yang bagus, seperti Rinso, Loxus, dan WISELIE, mungkin membuat Anda bingung saat memilih.
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih washing machine cleaner. Kami juga memberikan rekomendasi pembersih mesin cuci terbaik. Ada pula pembersih mesin cuci yang cocok untuk mesin cuci 1 tabung, 2 tabung, dan mesin cuci front loading
Apakah perlu pembersih mesin cuci
Pembersih mesin cuci perlu digunakan, terutama jika mesin cuci dipakai setiap hari. Residu deterjen, pelembut pakaian, dan sisa-sisa kotoran dari pakaian dapat menempel pada bagian dalam mesin cuci. Lama-kelamaan, tumpukan residu tersebut berisiko memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Jika kotoran tersebut dibiarkan, mesin cuci bisa cepat rusak dan memengaruhi kebersihan pakaian yang dicuci. Karena itu, penting agar Anda membersihkan mesin cuci secara teratur.
Cara memilih Pembersih Mesin Cuci
Memilih pembersih mesin cuci yang tepat dapat membantu menjaga kebersihan tabung sekaligus mempertahankan performa mesin lebih lama. Anda dapat mempertimbangkan bentuk produknya, seperti bubuk, cair, atau tablet, serta menyesuaikannya dengan frekuensi pembersihan. Selain itu, pastikan produk yang dipilih kompatibel dengan jenis mesin cuci di rumah agar hasil pembersihan lebih optimal.
1.Pilih berdasarkan bentuknya: Bubuk, cair, atau tablet
Bubuk dan cairan adalah bentuk pembersih mesin cuci yang paling mudah ditemukan di pasaran. Bubuk pembersih mesin cuci mengandung oxygen bleach untuk membuat tabung mesin cuci terlihat lebih kinclong. Namun, Anda disarankan untuk melarutkan pembersih mesin cuci bubuk terlebih dahulu dengan air hangat agar tak meninggalkan residu. Di sisi lain, cairan pembersih mesin cuci lebih mudah larut dalam air dan dapat menjangkau celah-celah sempit dalam tabung.
Selain bentuk bubuk dan cairan, kini Anda juga dapat menemukan tablet pembersih mesin cuci. Pembersih mesin cuci bentuk tablet yang padat butuh waktu lebih lama untuk larut dalam air. Hal ini membuat proses peluruhan kerak, lumut, dan kotoran cenderung lebih lambat dan bertahap. Namun, pembersih mesin cuci berbentuk tablet lebih aman disimpan karena tidak mudah tumpah.
2.Sesuaikan jenis pembersih mesin cuci dengan frekuensi pembersihan Anda
Perbedaan frekuensi dalam membersihkan mesin cuci turut memengaruhi pemilihan jenis pembersihnya. Terdapat dua jenis pembersih mesin cuci berdasarkan frekuensi pembersihan Anda, yakni pembersih berbasis oksigen dan klorin.
Produk berbasis oksigen: Untuk pembersihan enam bulan sekali
Jika tabung mesin cuci baru dibersihkan setiap enam bulan sekali, pilih pembersih berbasis oksigen untuk mengangkat noda dan kerak membandel. Gelembung oksigen yang dihasilkannya dapat membantu meluruhkan kotoran mengendap dengan lebih maksimal. Agar lebih efektif, Anda dapat merendam tabung mesin cuci semalaman dengan produk pembersih ini sebelum memulai proses pembersihan dimulai.
Sebagai tambahan, pembersih mesin cuci berbasis oksigen ini juga lebih lembut bagi pakaian dan kulit. Oleh karena itu, pembersih berbasis oksigen juga direkomendasikan bagi Anda yang tinggal bersama anak kecil atau bayi.
Produk berbasis klorin: Untuk pembersihan dua bulan sekali
Pembersih mesin cuci berbasis klorin dapat mengangkat serta melarutkan noda dan kotoran yang lengket. Oleh karena itu, jenis ini cocok digunakan oleh Anda yang membersihkan mesin cuci beberapa kali dalam setahun. Waktu pembersihannya pun lebih singkat dibandingkan produk berbasis oksigen. Menariknya lagi, pembersih jenis klorin dapat digunakan bersamaan dengan air dingin. Jadi, Anda tak perlu repot menyiapkan air panas sebagai campuran.
Sayangnya, pembersih jenis klorin bisa merusak pakaian dan kulit Anda. Karena itu, baca instruksi produk secara saksama agar Anda tidak melakukan kesalahan saat menggunakannya. Untuk meningkatkan efek pembersihan, Anda juga dapat memakai pembersih berjenis klorin setelah menggunakan pembersih berbasis oksigen.
3.Perhatikan kecocokannya dengan mesin cuci
Saat ini, kebanyakan pembersih mesin cuci sudah kompatibel untuk mesin cuci 1 tabung, 2 tabung, dan front loading. Meski begitu, Anda tetap perlu memeriksa informasi kompatibilitas pada kemasan produk. Anda juga dapat memilih pembersih dengan klaim bisa digunakan pada semua mesin cuci. Dengan begitu, pembersih dapat bekerja optimal tanpa merusak komponen mesin cuci.
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.United Chemical Indonesia
PROKLEEN® Washing Machine Cleaner
Pembersih mesin cuci eco-friendly yang ekonomis
- Harganya terjangkau untuk ukuran 1 kg, Anda bisa menghemat pengeluaran
- Kandungannya eco-friendly, aman karena pakaian tidak akan terkena sisa zat berbahaya dari cleaner machine
- Optimal menghilangkan bakteri dan jamur pada mesin cuci
- Bisa dipakai untuk mesin cuci bukaan atas dan bukaan depan
Lokasi : Green Sedayu Biz Park Unit DM16.68, Jl. Daan Mogot No.KM18, RT.3/RW.8, Kalideres, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11840
Website : www.astronauts.id
4.Natas Nitis Netes
Loxus Washing Machine Cleaner
Efektif hilangkan bau tidak sedap, baju bebas bau apak
- Membersihkan mesin cuci top loading, front loading, dan 2 tabung secara menyeluruh
- Efektif menghilangkan bau tidak sedap dan kotoran membandel, pakaian bebas dari bau apak
- Bahannya ramah lingkungan, aman digunakan, serta mampu menjaga mesin cuci tetap bekerja maksimal
Lokasi : Jl. Rose Garden 5, RRG 5, No 6 dan 2, Jakasetia, Bekasi Selatan, Jawa Barat
Website : www.loxuscleaner.com
Cara membersihkan mesin cuci pakai apa
Anda dapat membersihkan mesin cuci menggunakan produk pembersih khusus. Namun, setiap produk pembersih mesin cuci mungkin memiliki cara penggunaan yang berbeda, mulai dari takaran, waktu perendaman, hingga jumlah pembilasan. Karena itu, ikuti petunjuk pada kemasan agar hasil pembersihan lebih optimal. Selain bagian dalam tabung, jangan lupa juga membersihkan bagian luar mesin cuci menggunakan kain lap.
Tips mencegah penumpukan kotoran pada mesin cuci
Setelah mesin cuci bersih, perawatan perlu dilakukan supaya kotoran tidak mudah menumpuk. Setidaknya, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penumpukan kotoran pada mesin cuci. Pertama, selalu pastikan jumlah detergen dan softener sesuai dengan aturan pakai agar minim residu. Pasalnya, salah satu penyebab timbulnya kotoran pada mesin cuci adalah banyaknya residu detergen dan softener pakaian.
Selain itu, segera keluarkan pakaian setelah selesai dicuci dan jangan menutup mesin cuci kecuali saat Anda melakukan pencucian. Jika mesin cuci ditutup, udara akan terperangkap di dalamnya. Usahakan memberi sirkulasi udara yang baik pada mesin cuci dengan cara membukanya saat tidak digunakan.




