Talenan kayu menjadi pilihan favorit banyak orang karena tampak estetik, tahan lama, dan ramah lingkungan. Selain fungsional, talenan kayu juga menambah kesan natural di dapur. Saat ini, ada banyak talenan kayu bagus dan antijamur di pasaran, seperti Sustaination, AZKO, dan Dekoruma. Jadi bingung memilih talenan yang bagus, ya?
Untuk membantu Anda, kami akan menjelaskan cara memilih talenan kayu yang sesuai dengan kebutuhan. Kami juga akan memberikan rekomendasi talenan kayu terbaik, seperti talenan kayu bulat, talenan kayu jati, hingga talenan kayu estetik.
Cara memilih Talenan Kayu
Sebelum memutuskan membeli talenan kayu, sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal. Jenis kayu, arah serat kayu, dan lebar bak cuci piring adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Agar mendapatkan talenan kayu yang sesuai dengan kebutuhan, simak penjelasan dari kami berikut ini.
1.Pilihlah talenan sesuai jenis kayu yang digunakan
Kayu pinus, kayu beech, kayu jati, dan kayu mahoni adalah empat jenis kayu yang sering dimanfaatkan menjadi talenan. Setiap jenis kayu tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Perhatikan dan bandingkanlah karakteristik keempat kayu tersebut!
Kayu pinus, bertekstur halus dan harganya terjangkau
Kayu pinus cukup populer dijadikan talenan karena tekstur permukaannya yang halus. Anda jadi tidak perlu khawatir tangan Anda akan tergores saat menggunakan talenan dari kayu pinus ini. Talenan kayu pinus juga mudah didapatkan dan harganya sangat terjangkau.
Selain itu, talenan dari kayu pinus juga warnanya cantik sehingga bisa memperindah dapur. Jenis kayu ini juga cocok untuk memotong bahan apa saja serta tidak mudah berbau.
Akan tetapi, kayu pinus tidak tahan pada suhu lembap. Jika tidak segera dikeringkan setelah dicuci, talenan akan cepat berjamur dan ditumbuhi bakteri. Karena itu, Anda harus ekstra hati-hati ketika menggunakan talenan kayu ini.
Kayu beech, berwarna terang dan dapat mempercantik interior dapur
Selain kayu pinus, ada juga talenan yang terbuat dari kayu beech. Kelebihan dari talenan kayu beech adalah cukup tahan terhadap air dan awet. Selain itu, kayu beech termasuk kayu yang tidak berbau dan berdebu sehingga sangat aman untuk digunakan sebagai alas memotong makanan.
Tidak kalah cantik dari kayu pinus, warna kayu beech yang cenderung terang juga dapat mempercantik interior dapur Anda. Namun, ketahanan kayu beech terhadap kelembapan cukup rendah sehingga disarankan untuk tidak meninggalkannya di bak cuci piring. Meskipun demikian, talenan berbahan kayu beech tidak mudah bau dan bisa untuk alas potong apa aja.
Kayu jati, kuat dan tahan lama
Kayu jati merupakan salah satu kayu yang bagus untuk talenan karena kualitasnya yang baik. Talenan kayu jati punya karakteristik yang kuat, tidak mudah lapuk, dan tahan lama. Karena tahan lama, talenan ini cocok untuk investasi.
Talenan kayu jati juga bersifat antibakteri. Lapisan kayu jati mengandung minyak alami sehingga membuatnya tahan terhadap air.
Kayu jati yang sangat kukuh dan cukup berat membuatnya stabil saat digunakan dan tidak mudah bergeser. Karakter serat kayu dan warnanya yang menawan yang membuat talenan kayu jati cocok dijadikan alas makan unik.
Kayu mahoni, memiliki serat yang lurus dan halus
Kayu mahoni juga merupakan salah satu bahan talenan kayu yang bagus. Meski tidak sekuat kayu jati, talenan kayu mahoni juga cukup kuat dan keras.
Kayu mahoni memiliki serat kayu yang lurus dan halus. Talenan kayu mahoni memiliki tampilan yang khas dengan warnanya yang kemerahan dan mengilap ketika dipoles. Dari segi harga, talenan kayu mahoni terbilang cukup terjangkau daripada kayu jati.
2.Pertimbangkan talenan yang terbuat dari kayu solid
Salah satu kelebihan dari penggunaan talenan kayu adalah awet dan bisa digunakan dalam waktu lama. Bila dibandingkan dengan talenan plastik yang mudah gores, talenan kayu bisa dikikir supaya kembali mulus. Jika talenan plastik sudah banyak tergores dan sulit dibersihkan, Anda mungkin akan memilih untuk membuangnya.
Talenan kayu yang bagus dan paling tahan lama adalah yang terbuat dari kayu solid atau kayu utuh. Sementara talenan yang terbuat dari kayu laminasi seperti plywood cenderung mudah patah, terutama di bagian sambungannya. Karena itu, untuk Anda yang mengutamakan daya tahan, sangat disarankan memilih talenan yang terbuat dari kayu solid.
Tidak semua produsen menuliskan keterangan tentang jenis kayu solid dan laminasi ini. Maka dari itu, lihatlah tepian talenan. Talenan kayu laminasi biasanya memiliki lapisan karena bagian tengah dan permukaannya terbuat dari jenis kayu yang berbeda.
3.Cek arah serat kayu
Talenan dari satu jenis kayu yang sama belum tentu menghasilkan karakter yang sama pula. Penempatan mata gergaji saat proses pemotongan batang kayu memengaruhi arah serat kayu yang dihasilkan. Arah serat kayu terbagi menjadi dua, yaitu:
- Serat lurus (straight grain), merupakan arah serat yang paling disarankan untuk talenan. Batang kayu (logs) yang dipotong vertikal searah cincin tahunan (annual rings) akan menghasilkan talenan yang indah. Keindahan tersebut dihasilkan oleh pola cincin tahunan yang tampak pada permukaan talenan. Talenan kayu dengan arah serat lurus tidak mudah melengkung sehingga cocok dijadikan talenan.
- Serat miring (cross grain), untuk Anda yang menginginkan talenan murah dan berkualitas. Kayu yang dibelah secara horizontal melewati garis pusat logs akan menghasilkan serat miring yang gampang melengkung dan retak. Untuk talenan berserat miring, sangat direkomendasikan terbuat dari kayu solid. Meskipun seratnya miring, kayu solid tidak mudah melengkung. Selain itu, serat miring juga lebih lembut daripada serat lurus sehingga pisau juga tidak mudah tumpul.
4.Sesuaikan ukuran talenan dengan lebar bak cuci piring
Selanjutnya, hal yang harus Anda perhatikan adalah ukuran talenan. Anda sangat disarankan memilih talenan kayu yang besar dan lebar. Memotong ikan yang besar atau sayuran tentu akan sulit jika dipotong di atas talenan yang kecil.
Namun, talenan yang terlalu lebar juga menyulitkan pencucian dan pengeringannya. Jadi, jangan sampai talenan terlalu besar dan sulit dicuci di bak cuci piring. Karena itu, lebar bak cuci piring di rumah Anda bisa dijadikan acuan ketika memilih ukuran talenan. Apabila Anda memilih talenan yang lebarnya pas dengan lebar bak cuci piring, proses pencucian pun jadi lebih mudah.
Selain itu, ketebalan talenan yang kami sarankan adalah 2,5–3 cm. Talenan yang ketebalannya hanya 1,5 cm memang ringan, tetapi mudah menipis dan melengkung. Apabila Anda tetap menginginkan talenan yang ringan, pastikan produk tersebut tidak mudah melengkung.
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.Aspirasi Hidup IndonesiaAZKO KWaS Talenan Kayu Jati
Deskripsi Produk
Dibuat dari material kayu jati berkualitas dengan sertifikat FSC yang ramah lingkungan
Kandungan minyak alami pada kayu jati membantu mencegah kerusakan akibat paparan air
Finishing permukaan halus, nyaman digunakan dan mudah dibersihkan setelah pemakaian
Ketahanan tinggi membuat permukaan talenan tidak cepat tergores walau digunakan dengan pisau tajam
Ukuran 30 x 20 cm, ideal untuk alas memotong berbagai jenis bahan makanan
Lokasi :Jl. Puri Kencana No. 1, Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610, Indonesia. [1]
Website :www.azko.id
4.Dekoruma Inovasi LestariDekoruma Jiren Talenan Kotak Kayu Mahoni 31x20cm
Deskripsi Produk
Terbuat dari kayu mahoni solid dengan pelapis minyak alami yang aman untuk makanan
Memiliki tampil minimalis dengan finishing rapi, ideal untuk lengkapi dapur bergaya Japandi
Berfungsi ganda, dapat dijadikan sebagai alas potong sekaligus piring saji masakan kesukaan
Berukuran 31×20 cm, praktis untuk memotong bumbu, buah, sayur, atau daging porsi sedang
Lokasi :Jl. Gandaria 1 No.45, RT.2/RW.8, Gandaria Utara, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12140
Website : www.dekoruma.com




