3 Sepatu Gym Pria Terbaik

Daftar Isi

Seperti namanya, sepatu gym dirancang untuk menunjang aktivitas olahraga di gym. Ada berbagai jenis sepatu buat gym pria, seperti sepatu training untuk angkat beban, sepatu cross training untuk latihan campuran, serta sepatu running. Merek sepatu gym pria yang bagus juga ada banyak di pasaran, seperti Nike, Puma, dan adidas. Namun, hal ini mungkin membuat Anda bingung saat memilih.

Untuk membantu Anda, kami akan membahas cara memilih sepatu gym pria yang disusun bersama pegiat lari, Hanibal.

Apakah perlu menggunakan sepatu khusus saat nge-gym?

Sebenarnya, tidak ada batasan pada sepatu yang cocok untuk gym atau sepatu fitness. Pada dasarnya, sepatu apa pun dengan sol yang datar dan antiselip sudah cukup digunakan untuk latihan beban. Karena itu, tidak sedikit orang yang menggunakan sepatu kanvas di gym karena memiliki karakteristik tersebut.

Meski bisa dipakai ke gym, sepatu kanvas tidak menawarkan upper yang ideal. Bahan yang ideal adalah upper mesh pada sepatu training. Jadi, selain memiliki sol datar dan antiselip, sepatu training menjaga kaki tetap kering setelah berolahraga berkat upper dengan sirkulasi udara. Nah, pada artikel ini, kami secara khusus membahas rekomendasi sepatu untuk gym pria.

Cara memilih Sepatu Gym Pria

Untuk mendapatkan performa yang optimal saat berolahraga, pilih sepatu gym pria yang sesuai dengan jenis latihan yang paling sering Anda lakukan. Selain tipe sepatu, perhatikan juga desain sol, heel drop, dan ukuran agar kaki tetap stabil, nyaman, serta leluasa bergerak selama Anda berolahraga. Berikut ini, kami akan membahas hal-hal penting tersebut sebelum Anda menentukan pilihan.

 

1.Sesuaikan tipe sepatu dengan aktivitas Anda di gym

Setiap aktivitas di gym membutuhkan karakteristik sepatu yang berbeda agar tetap nyaman dan aman digunakan. Memilih tipe sepatu yang sesuai dapat membantu menjaga stabilitas, mendukung kelincahan bergerak, atau memberikan bantalan yang optimal saat berlari. Berikut jenis sepatu gym pria yang bisa dipilih berdasarkan aktivitas Anda.

Untuk menjaga stabilitas latihan beban, gunakan sepatu training atau sepatu untuk latihan/angkat beban

Latihan di gym identik dengan latihan free weight dengan dumbbell, barbel, atau kettlebell, dan latihan mesin, seperti leg press, chest press machine, pulldown, atau cable row. Untuk kebutuhan tersebut, Anda bisa menggunakan sepatu training atau training shoes. Sepatu training umumnya memiliki sol yang datar sehingga lebih stabil saat digunakan sebagai sandaran untuk mengangkat beban. Jadi, kaki tidak mudah goyang sehingga harapannya tidak mudah cedera.

Meski agak tipis, sepatu training menawarkan midsole yang cukup empuk agar kaki lebih nyaman dan tidak mudah lecet. Training shoes pun merupakan sepatu yang cocok digunakan untuk berbagai jenis olahraga. Anda juga bisa menggunakannya untuk lari. Namun, sebaiknya Anda tidak memakai sepatu training untuk berlari dengan kecepatan tinggi karena tidak ditujukan untuk itu sehingga dapat menyebabkan cedera pada betis.

Untuk latihan intensitas tinggi atau fitness class, pilih sepatu cross-training

Anda juga bisa mengikuti berbagai jenis fitness class, seperti aerobik, Zumba, dance, latihan interval, body combat, bootcamp, dan crossfit. Untuk aktivitas ini, akan lebih nyaman bila Anda memilih sepatu cross-training daripada sepatu training. Bantalan pada sepatu cross-training lebih tebal dan empuk di area tumit dan bagian depan kaki. Spesifikasi ini sesuai untuk latihan yang melibatkan kombinasi lompatan, langkah ke samping, dan gerakan cepat.

Bantalan yang lebih tebal dibutuhkan untuk membantu peredaman saat melompat atau bergerak ke samping. Meski lebih empuk daripada sepatu training, bantalan sepatu cross-training masih cukup kaku untuk menahan beban saat angkat beban. Karena itu, sepatu ini akan cocok untuk Anda yang ingin memanfaatkan berbagai fasilitas latihan yang ditawarkan oleh gym.

Untuk lari di treadmill, cari sepatu running dengan kecepatan yang sesuai

Sepatu lari memiliki lekukan pada bagian depan dan belakang serta bantalan yang empuk untuk menjaga stabilitas lari. Untuk kebutuhan lari di gym, Anda bisa menggunakan sepatu easy run atau long run. Sepatu untuk lari di treadmill umumnya sama dengan sepatu untuk road running. Lari di treadmill biasanya tidak membutuhkan tempo yang cepat.

Sepatu lari yang tidak terlalu empuk atau terlalu ringan (sekitar 300 gram) pun masih bisa untuk olahraga lain. Akan tetapi, hindari menggunakan sepatu lari untuk olahraga angkat beban. Hal ini karena angkat beban butuh sol yang datar.

Periksa bagian sol dan heel drop jika Anda mencari sepatu gym untuk squat/angkat beban

Untuk latihan angkat beban, seperti squat dan deadlift, pilih sepatu dengan sol rata dan keras serta heel drop rendah, yaitu sekitar 0–4 mm. Hal ini agar kaki lebih stabil dan dekat dengan lantai saat mengangkat beban. Jika berfokus pada Olympic weightlifting, Anda juga bisa mempertimbangkan sepatu weightlifting khusus yang memiliki heel raise sekitar 15-25 mm dengan material keras, seperti TPU. Sepatu buat gym ini untuk membantu menjaga postur tetap tegak saat mengangkat beban.

Heel raise mengacu pada tinggi tambahan di bagian tumit yang biasanya terdapat pada sepatu weightlifting untuk membantu posisi tubuh saat mengangkat beban. Sementara itu, heel drop adalah selisih tinggi antara bagian tumit dan bagian depan sepatu. Untuk latihan kardio, seperti berjalan atau berlari di treadmill, pilih heel drop sekitar 4–10 mm yang mampu meredam benturan. Meski begitu, pilihan terbaik tetap bergantung pada gaya berlari dan preferensi Anda.

Jika kaki banyak bergerak, utamakan ukuran sepatu dengan sisa ruang sekitar 1 cm di ujung jari

Jika lebih berfokus pada peningkatan ketahanan otot, Anda bisa langsung memilih sepatu buat gym yang ukurannya pas di kaki. Latihan beban tidak melibatkan banyak pergerakan kaki sehingga tidak butuh ruang tambahan untuk menjaga fleksibilitas kaki. Sebaliknya, sepatu yang pas kurang cocok bila Anda banyak menggerakkan kaki.

Kaki Anda berisiko lecet untuk latihan aerobik yang banyak melibatkan pergerakan kaki bila ukuran sepatu terlalu pas. Pilihlah sepatu dengan ukuran 1 cm lebih panjang dari kaki di bagian jari kaki. Dengan begitu, kaki Anda tetap bisa bergerak secara fleksibel di dalam sepatu.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Strengthbae

Rekomendasi fung

Strengthbae Lifting Shoe

Tumitnya tinggi, membantu postur squat lebih dalam dan aman

  • Menghadirkan heel elevation tinggi yang membantu posisi squat lebih dalam tanpa kehilangan keseimbangan
  • Memberikan platform sol keras agar transfer tenaga ke lantai lebih efisien saat mengangkat beban berat
  • Dilengkapi tali pengikat ganda yang menjaga kaki tetap terkunci erat selama sesi weightlifting
  • Mendukung stabilitas pergelangan kaki sehingga risiko cedera saat beban berat berkurang secara signifikan

Lokasi :: Jl. Pawiyatan Luhur II No. 63-62, Tinjomoyo, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 50262.

Website :  www.strengthbae.com

4.Focused Fitness

Rekomendasi sed

Focused Phantom Deadlift Shoes

Makin stabil saat melakukan sumo deadlift berkat sol samping yang tebal

  • Struktur sol sampingnya agar kaki tidak tergelincir ke luar saat menggunakan stance lebar seperti saat sumo lift
  • Dilengkapi dengan grip khusus pada bagian sol yang menjaga kaki tetap stabil saat menarik beban berat
  • Solnya tipis untuk membantu mempersingkat jarak angkat sehingga potensi mengangkat beban lebih berat meningkat
  • Desain simpel dengan fastener velcro sehingga mudah dipakai dan dilepaskan

Lokasi : City plaza, Jl. Gatot Subroto No.42 LG 09, RT.3/RW.2, Kuningan Bar., Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710

Website : www.notorious-lift.com

5.Nike

Rekomendasi kei

Nike Men’s Metcon 8 Workout Shoes

Stabil untuk angkat beban, responsif saat beralih ke kardio

  • Menstabilkan angkatan dengan tumit lebar dan pelat internal yang meratakan distribusi beban
  • Mengandalkan busa Nike React untuk pijakan ringan, empuk, dan responsif selama kardio serta sprint
  • Memberikan traksi dari berbagai arah melalui karet lengket pada lengkung kaki dan tapak luar
  • Menjaga kaki tetap sejuk dengan mesh ringan dan overlay bertekstur pada area rawan aus

Lokasi : Indonesia Stock Exchange Building Tower II, Lantai 24, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.

Website : www.nike.com

 

 

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.