2 Lem Besi Terbaik

Daftar Isi

Lem besi merupakan solusi praktis untuk merekatkan logam tanpa perlu menggunakan las atau peralatan berat. Produk ini biasanya digunakan untuk memperbaiki perabot rumah tangga, kendaraan, hingga peralatan kerja yang berbahan dasar logam. Lem besi hadir dalam berbagai jenis, mulai dari yang cepat kering hingga yang tahan panas. Merek lem besi yang bagus banyak beredar di pasaran, seperti Dextone, Araldite, dan Alteco. Aneka ragam pilihan ini mungkin membuat Anda bingung menentukan produk yang tepat.

 

Cara memilih Lem Besi

Sebelum membeli lem besi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Lem besi haruslah kuat, tahan guncangan, dan tahan panas. Perhatikanlah karakteristik utama tersebut dengan saksama dan beberapa detail lainnya yang akan kami jelaskan berikut.

 

1.Pilih lem besi yang daya rekatnya sangat kuat dan tahan guncangan

Lem besi umumnya digunakan untuk merekatkan benda-benda penting, misal pipa panas, mesin kendaraan, dan lainnya. Sementara itu, besi biasanya rawan terguncang, terbentur, dan mendapatkan tekanan. Melihat kondisi tersebut, sebaiknya lem besi yang digunakan memiliki daya rekat yang kuat dan tahan guncangan atau tekanan. Hal ini dapat mencegah besi yang telah direkatkan lepas atau rusak.

 

Ada dua satuan ukuran yang bisa Anda perhatikan ketika ingin mengukur ketahanan lem besi.

 

  • Satuan ukuran Shore D

Beberapa produsen mencantumkan kekuatan produknya saat menghadapi tekanan yang keras dengan satuan ukuran Shore D. Makin tinggi angkanya, makin kuat pula lem tersebut dalam menahan benturan atau guncangan.

 

  • Satuan ukuran psi

Kekuatan tarik biasanya menggunakan satuan ukuran psi. Makin tinggi angkanya, makin kuat lem tersebut menahan besi. Hal ini dapat mempertahankan besi agar tidak berubah bentuk saat diberi tekanan dari luar.

 

Sayangnya, tidak banyak produsen yang mencantumkan kedua nilai tersebut. Namun, Anda tidak harus selalu membeli lem besi terkuat. Terkadang Anda membutuhkan lem besi dengan sifat elastis agar tidak mudah patah. Jadi, pilih lem besi yang kekuatannya sesuai dengan benda yang ingin Anda rekatkan.

2.Kenali jenis lemnya: Epoxy, cyanoacrylate, atau polyurethane

Ada beberapa jenis lem besi yang umum dijual di pasaran, misalnya cyanoacrylate, epoksi, dan lem polyurethane. Tiap jenis lem tersebut memiliki kegunaan dan karakteristik yang berbeda. Simaklah penjelasannya di bawah ini.

Lem epoxy, sangat kuat dan tahan suhu tinggi

Lem ini biasanya terbuat dari dua bahan dasar utama, yakni resin dan pengeras. Karakteristik yang dimiliki lem ini adalah daya rekatnya sangat kuat dan tahan lama. Lem epoxy juga memiliki daya tahan cukup baik terhadap suhu panas dan bahan kimia. Anda bisa menggunakannya untuk merekatkan benda berbahan logam dengan logam, kaca, dan juga plastik.

Namun, lem epoxy tidak terlalu elastis sehingga kurang baik untuk merekatkan benda berbahan logam dengan kayu. Lem ini juga memerlukan campuran dengan takaran komponen yang tepat untuk memaksimalkan fungsinya. Selain itu, lem jenis ini memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk kering.

Lem cyanoacrylate atau superglue, cepat kering dan mudah digunakan

Lem berbahan dasar cyanoacrylate memiliki karakteristik mudah dan cepat kering. Di pasaran, lem ini sering disebut juga dengan superglue atau crazy glue. Waktu yang dibutuhkan lem ini untuk mengering termasuk singkat, yakni di bawah 1 menit. Anda jadi bisa memperbaiki barang di rumah dengan lebih cepat.

Lem ini juga memiliki kekuatan rekat yang cukup tinggi. Selain itu, penggunaan lem ini cukup mudah karena tidak memerlukan campuran komponen. Harga lem ini pun sangat ekonomis. Anda bisa memanfaatkannya sebagai solusi instan saat ada barang dari logam yang rusak.

Namun, lem ini tidak tahan terhadap paparan air dan kelembanan. Cyanoacrylate juga hanya dapat digunakan pada permukaan yang halus. Jadi, gunakanlah lem ini untuk merekatkan logam berukuran kecil atau barang yang tidak digunakan sebagai tumpuan barang lainnya.

Lem polyurethane, elastis dan tahan terhadap guncangan

Bicara soal elastisitas, lem polyurethane atau PU memiliki kualitas elastisitas yang baik. Lem ini juga tahan terhadap tekanan dan pergerakan. Seperti namanya, lem ini menggunakan bahan dasar polyurethane, bukan water-based.

 

Lem PU adalah pilihan tepat jika Anda ingin merekatkan benda berbahan logam dengan kayu. Kerapatan serta pori-pori kayu dan besi tentunya sangat berbeda. Karena itu, sifat fleksibel dari lem PU akan membantu merekatkan dua bahan tersebut.

 

Akan tetapi, lem ini membutuhkan perlindungan tambahan terhadap sinar UV. Lem ini pun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengering. Jadi, utamakan penggunaan lem ini pada barang-barang yang berada di area indoor.

3.Untuk digunakan pada mesin atau area outdoor, utamakan lem besi yang tahan air dan tahan panas

Benda yang sering berhubungan dengan panas sebaiknya memang dilas, seperti mesin motor. Meski begitu, lem besi tahan panas sudah bagus untuk banyak situasi. Selain tahan panas, Anda mungkin membutuhkan lem besi yang tahan air. Berikut adalah keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari lem besi yang tahan panas dan air.

 

  • Keunggulan tahan air

Lem besi biasanya tidak hanya berfungsi untuk merekatkan benda berbahan besi, tetapi juga logam lainnya. Tak jarang lem besi digunakan untuk merekatkan perkakas rumah tangga yang berhubungan dengan air, misalnya keran. Pilihlah lem besi yang tahan air sehingga kekuatannya tidak hilang meski sering terkena aliran air.

 

  • Keunggulan tahan panas

Menghantarkan panas adalah salah satu karakteristik besi. Sambungan lem besi akan lebih mudah terlepas jika meleleh saat terkena panas. Untuk itu, pilihlah lem besi berkualitas yang dapat menahan panas hingga 100 °C ke atas. Produknya bisa digunakan untuk memperbaiki berbagai peralatan rumah tangga.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Alteco Chemical

Rekomendasi pro

Alteco® A+B EpoPutty

Deskripsi Produk

Lem epoxy EpoPutty yang antipanas dan antiair untuk perbaikan berbagai permukaan berlubang

Memiliki daya tahan tinggi setelah proses pengeleman selesai dengan hasil yang permanen

Dibuat dalam bentuk pasta padat yang mudah untuk dibentuk serta tidak gampang menyusut

Dapat dipakai tambal akuarium bocor tanpa perlu keluarkan ikan karena bahan kimianya aman

Lokasi :

Website : www.valtechcorp.com

4.Dextone Lemindo

Rekomendasi xtone

Dextone® Non-Sag Epoxy

Deskripsi Produk

Lem epoxy berbentuk krim kental yang tidak mudah tumpah dan stabil pada permukaan vertikal

Menawarkan daya rekat kuat untuk kebutuhan reparasi kapal, logam, hingga komponen otomotif

Mencegah pengaplikasian lem jadi berantakan sehingga area pengeleman terlihat tetap rapi

Dapat kering dalam waktu 3 jam dengan daya tahan tinggi terhadap air, minyak, oli, dan alkali

Lokasi : Jl. Husein Sastranegara, Komplek Pergudangan Nusa Indah No. 37 B, Jurumudi, Kec. Benda, Kota Tangerang, Banten 15124

Website : www.dextone.com

Tips menggunakan lem besi epoxy

Lem besi bisa digunakan untuk merekatkan besi, baja, tembaga, plastik, kayu, keramik, dan berbagai material lainnya. Lem bisa juga bisa Anda manfaatkan untuk memperbaiki peralatan rumah tangga. Kebanyakan lem besi yang tersedia di pasaran berbentuk epoksi. Bagi Anda yang masih pemula, akan sedikit sulit untuk menggunakannya. Agar tidak salah, berikut beberapa langkah yang bisa Anda ikuti untuk menggunakan lem besi epoksi.

 

  1. Bersihkan terlebih dahulu besi yang akan direkatkan.
  2. Keluarkan resin dan pengeras resin dalam rasio yang sama.
  3. Campur resin dan pengeras resin untuk mengaktivasi lem.
  4. Setelah lem jadi, oleskan ke besi yang ingin direkatkan.
  5. Tunggu hingga beberapa jam hingga besi merekat.

Berhati-hatilah saat menggunakan lem besi

Lem besi, kayu, logam, ataupun lem sejenisnya banyak terbuat dari bahan-bahan yang berbahaya jika tertelan. Anda harus berhati-hati dalam menggunakan dan menyimpan produknya, terutama bila ada anak kecil atau hewan peliharaan di rumah. Beberapa lem besi akan membuat kulit terkelupas atau menempel terlalu kuat di tangan.

Jika lem besi tercecer hingga jari-jari tangan Anda sampai menempel, tidak perlu panik. Sebaiknya coba lepaskan terlebih dahulu dengan cara menariknya perlahan, tetapi jangan sampai memaksakannya. Selanjutnya, rendam tangan di air hangat yang berisi sabun selama beberapa menit. Lama-kelamaan lem yang menempel di jari tangan Anda bisa terlepas dengan sendirinya.

 

 

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.