2 Locker Terbaik

Daftar Isi

Loker atau locker adalah lemari dengan kompartemen yang dilengkapi kunci dan biasanya digunakan untuk keperluan penyimpanan perseorangan. Locker umumnya berupa lemari besi sehingga sanggup melindungi barang di dalamnya dengan baik. Terlebih lagi, locker memiliki kunci dalam beragam tipe sehingga tingkat keamanannya makin tinggi.

 

Kami akan menjelaskan tips memilih locker di artikel ini. Mulai dari poin-poin untuk memilih locker sampai rekomendasi produk, semuanya ada. Kami juga mengulas locker merek Krisbow, Sapporo, dan locker plastik merek Napolly yang best seller. Temukan locker yang bagus dan sesuai kebutuhan!

Cara memilih locker

Untuk memilih locker yang paling pas, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Poin-poin di bawah ini akan membantu Anda dalam menemukan produk terbaik. Simak baik-baik, ya.

 

1.Pilih tipe kunci yang praktis untuk Anda

Locker memiliki beragam sistem penguncian, mulai dari yang manual sampai yang elektrik. Namun, produk dengan kunci elektrik seperti RFID belum umum dijumpai di Indonesia. Anda masih bisa memilih produk yang menggunakan cam lock atau kunci digital. Berikut adalah karakteristik dari tiap-tiap tipenya.

Cam lock: Tiap penggunanya memegang anak kunci

Kunci cam lock sering Anda jumpai sebagai sistem pengamanan lemari kabinet. Sama seperti lemari kabinet, locker pada umumnya juga terdiri dari beberapa kabinet yang memiliki pintu. Jadi, tipe kunci ini juga cocok digunakan pada locker. Cara kerjanya mirip dengan kunci silinder pada pintu. Anda membutuhkan anak kunci untuk membuka dan mengunci locker.

 

Jumlah kuncinya sama dengan jumlah pintu pada locker. Tiap kunci didedikasikan untuk tiap pintu. Pengguna tidak bisa membuka dan mengunci pintu lain dengan anak kunci yang sama. Meski begitu, terdapat kunci master yang bisa membuka semua pintu. Kunci master biasanya diberikan kepada pemilik locker. Kunci tersebut berguna saat terdapat pintu yang anak kuncinya hilang.

Digital: Dioperasikan dengan kode angka

Tipe ini tidak mewajibkan pengguna locker untuk memegang anak kunci. Tiap pintunya bisa dibuka dan dikunci dengan kode angka.

 

Model yang banyak digunakan adalah kombinasi angka. Kombinasi digit angka yang tepat akan bisa membuka pintunya. Selain itu, kunci tipe digital bisa menggunakan model keypad. Tidak perlu memutar setiap digit angka secara manual, pengguna cukup menekan tombol-tombol angka.

Baca Juga:  12 Rekomendasi Sepatu Kerja Terbaik untuk Pria

 

Namun, beberapa produk tetap dilengkapi dengan kunci cam lock. Mirip dengan cam lock, pemilik locker akan diberikan kunci master yang bisa membuka semua pintu. Kunci tersebut berguna untuk pengguna yang melupakan kombinasi angkanya. Setelah dibuka, kunci pintu bisa diatur ulang dengan kode yang baru.

 

2.Perhatikan area yang tersedia untuk locker

Perlu diketahui bahwa rata-rata locker memiliki ukuran lebar dan tinggi yang tidak jauh berbeda. Kisaran ukuran lebarnya adalah 42–51 cm. Sementara itu, ukuran tinggi ada di kisaran 180–185 cm.

 

Yang perlu benar-benar Anda perhatikan adalah panjangnya. Ukuran panjang bervariasi, mulai dari sekitar 30 cm hingga 100 cm. Apabila area yang tersedia tidak banyak, Anda dapat memilih locker dengan ukuran panjang paling minimum.

 

Dengan area yang lebih luas, Anda memiliki opsi lebih banyak dalam memilih panjang locker. Makin panjang produknya, makin banyak jumlah kabinet yang dimiliki. Rata-rata kabinet pada locker memiliki panjang 30 cm. Jadi, Anda sudah bisa memperkirakan jumlah kabinet yang didapatkan melalui ukuran panjang produknya.

3.Ketahui jumlah pintu locker yang akan digunakan

Apakah locker akan digunakan untuk publik atau kalangan terbatas?

 

  • Locker yang memiliki banyak pintu tentu praktis untuk disewakan ke publik. Dengan satu produk, Anda mendapat lebih banyak pengguna.

 

  • Apabila locker digunakan untuk di kantor atau menjadi fasilitas bisnis Anda, sesuaikan jumlah pintu dengan kapasitas maksimal penggunanya. Jadi, akan lebih baik jika Anda telah mengetahui jumlah pengguna locker nantinya. Beberapa produk juga memiliki slot kartu identitas di tiap pintunya. Dengan begitu, setiap kabinet bisa dibuat personal oleh penggunanya.

4.Sesuaikan dimensi per kabinetnya dengan barang yang akan disimpan

Menentukan jumlah pintu saja belum sepenuhnya akan memenuhi kebutuhan. Anda juga perlu memperhatikan dimensinya. Dimensi kabinet di locker akan menentukan ragam barang yang bisa disimpan di dalamnya.

 

Makin banyak pintu pada suatu produk, makin kecil dimensi per kabinetnya. Locker dengan kabinet yang lebih kecil tidak berarti lebih buruk dibandingkan yang besar. Semua bergantung pada jenis barang yang akan disimpan di dalamnya.

Baca Juga:  3 Rekomendasi Bantal Jok Mobil Terbaik

 

  • Jika Anda membutuhkan kabinet dengan rel gantungan pakaian, pilih yang ukurannya cukup tinggi. Kabinet seperti ini biasanya juga dilengkapi dengan kompartemen untuk sepatu. Locker dengan kabinet seperti ini umum dijumpai di fasilitas olahraga.

 

  • Locker yang ingin digunakan untuk menyimpan barang-barang kecil tidak membutuhkan ruang kompartemen yang luas. Volume 30 cm kubik sudah dapat menyimpan beragam jenis barang, seperti alas kaki hingga helm.

5.Kenali karakteristik material dari lemari locker

Besi paling banyak digunakan sebagai material locker karena sifatnya yang kokoh. Ketebalan pelat besi memberikan keamanan yang dibutuhkan. Makin tebal pelat besinya, makin sulit ditembus strukturnya. Locker dengan pelat besi lebih tebal menawarkan tingkat keamanan lebih tinggi.

 

Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan terjadinya penyok pada besi. Selain itu, besi akan mengalami korosi apabila diletakkan di area yang lembap. Bahkan, besi berpotensi berkarat saat banyak terpapar air. Nah, area penempatan locker bisa menentukan ketahanannya. Letakkan lemari locker besi di tempat bersuhu normal dan jauh dari sumber air demi membuatnya lebih awet.

 

  • Lemari locker plastik dan kayu

Selain besi, Anda juga bisa menemukan lemari locker plastik dan locker kayu yang lebih ringan dan ekonomis. Namun, kedua bahan ini tidak seawet lemari locker besi. Pertimbangkanlah terlebih dahulu material lemari locker yang sesuai dengan kebutuhan.

6.Pastikan ada ventilasi untuk sirkulasi udara

Setiap pintu locker umumnya ditambahkan ventilasi. Jumlah dan letaknya bervariasi. Fungsi dari lubang-lubang ventilasi pada locker adalah memberikan sirkulasi udara untuk barang di dalamnya. Barang yang bisa meninggalkan bau, seperti alas kaki, pakaian kotor, dan helm tentu membutuhkan aliran udara. Baunya bisa menempel di dalam apabila locker tidak dilengkapi ventilasi.

 

Bau yang tertinggal tentu akan membuat penggunanya tidak nyaman. Locker dengan ventilasi lebih nyaman digunakan untuk publik. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan produk tanpa lubang sirkulasi udara. Asalkan barang yang disimpan tidak berbau, kabinet di locker akan terhindar dari bau tak sedap. Agar tidak pengap, pintu kabinet yang tidak terpakai sebaiknya dibiarkan tetap terbuka.

Baca Juga:  2 HP iPhone Terbaik

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Krisbow

Rekomendasi bow

Locker 1 Doors Single Coloum Red | 10155038

Gantung baju dan simpan alas kaki di rak terpisah

Kelebihan:

  • Dua kompartemen penyimpanan dalam satu lemari, termasuk rel gantungan baju

 

Kekurangan:

  • Hanya cocok digunakan untuk satu orang

 

Locker satu pintu dapat menjadi tempat penyimpanan eksklusif untuk penggunanya. Locker Krisbow ini memiliki rel gantungan baju untuk Anda menggantung pakaian. Space-nya cukup tinggi sehingga celana dan baju terusan panjang bisa digantung tanpa tertekuk. Selain itu, ada partisi di bawah untuk memisahkan alas kaki dengan pakaian sehingga tetap bersih.

Lokasi : Jl. Puri Kencana No.1, RT.6/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

Website : www.ruparupa.com

4.Napolly

Rekomendasi nap

CONRA

Lemari locker plastik yang ringan dan fungsional, tiap laci sudah dilengkapi kunci

Kelebihan:

  • Bobot ringan dan harga jauh lebih ekonomis
  • Ada roda di bawahnya sehingga mudah digeser
  • Ada dua pilihan warna dan ukuran

Kekurangan:

  • Material tidak sekokoh locker besi dan kayu
  • Menurut beberapa pengguna, lacinya terkadang sulit dibuka tutup

Lokasi :Kawasan Industri Sentul Jl. Cahaya Raya Blok M Sentul, Babakan Madang, Leuwinutug,Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat – 16810

Website : www.napolly.co.id

 

Locker memang identik dengan lemari besi berbobot berat dan sulit digeser. Jika Anda ingin memiliki locker yang ringan dan simpel untuk di rumah, pertimbangkan locker plastik Napolly. Seri CONRA yang best seller ini memiliki tampilan seperti rotan yang estetis, ya. Namun, ternyata materialnya adalah plastik PP!

 

Locker plastik lebih ringan dan mudah ditempatkan di mana saja. Meski terbuat dari plastik, tiap-tiap laci locker-nya sudah dilengkapi dengan kunci sehingga aman digunakan oleh 4–5 orang secara personal. Selain itu, lemari locker plastik CONRA juga sudah dilengkapi dengan roda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.