Coklat adalah kudapan manis yang disukai banyak orang. Jika dikonsumsi dengan memperhatikan kandungannya, coklat bisa membawa manfaat pada kesehatan, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, penting bagi Anda memperhatikan bahan baku selain rasa dari sebuah produk coklat yang Anda konsumsi. Jenis coklat juga beragam diantaranya coklat jenis batangan dengan ukuran yang agak besar dan juga coklat dengan merek dan ukuran yang sedang.
Pada tulisan kali ini, akan kami ajak Anda melihat produk coklat terbaik dari merek-merek lokal hingga internasional. Setiap produk coklat mengantongi karakteristik yang beragam, mulai dari asal biji coklat, proporsi bahan tambahan, dan cara produksinya. Untuk itu, simaklah dulu panduan memilih coklat yang juga kami ulas di artikel ini.
Cara Memilih Coklat Terbaik yang Enak
Bagi sebagian orang, coklat bukan sebatas makanan, tetapi dapat dijadikan simbol kebahagiaan. Apa pun alasan Anda mengonsumsi coklat, penting kiranya untuk selalu memperhatikan kualitas coklat yang Anda beli. Apabila selama ini Anda membeli berdasarkan merek saja, sebaiknya Anda ubah kebiasaan tersebut.
Di bawah ini, kami bantu jelaskan poin-poin yang sebaiknya mulai Anda perhatikan ketika membeli coklat. Tentunya, Anda tidak ingin asal memakan coklat yang membawa dampak buruk bagi kesehatan, bukan? Karena itulah, baca terus artikel ini hingga akhir!
1.Perhatikan lokasi asal biji coklat yang digunakan
Biji coklat adalah komponen utama pada produk coklat kemasan. Di Indonesia, daerah seperti Bali dan Flores banyak mendistribusikan biji coklat dengan kualitas yang cukup baik. Meski demikian, saat ini masih banyak ditemui produk coklat merek impor yang umumnya biji coklat diperoleh dari Pantai Gading, Afrika Barat.
Apabila Anda mengutamakan rasa, maka daerah asal biji coklat yang digunakan penting diketahui. Selain itu, ukuran rasa juga dipengaruhi oleh tambahan susu atau gula yang dicampurkan. Di pihak lain, Anda sebaiknya memahami pula bedanya biji coklat mentah dan kokoa.
Biji coklat mentah atau kakao adalah biji dasar coklat yang tidak melewati proses pemanasan sehingga nutrisinya terjaga. Sementara kokoa merujuk pada biji coklat yang telah mendapatkan perlakuan roasting yang kemudian berubah wujud menjadi bubuk.
2. Untuk rasa manis yang minim, pilihlah dengan kakao di atas 70%
Pada umumnya, snack coklat hanya mengandung 30% kakao atau kurang. Rasa manis yang lebih dominan pada kudapan coklat menjadikannya nikmat di mulut, tetapi tidak baik bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan. Di sisi lain, coklat dalam bentuk bubuk yang tidak ditambahkan banyak zat aditif mengantongi kadar 30 – 40%.
Sementara itu, coklat dengan kandungan kakao 70% – 80% juga bisa ditemui. Sebagai akibat dari persentase kakao yang tinggi, maka cita rasa coklat lebih pahit karena minimnya kadar gula yang ditambahkan. Bagi Anda yang mengutamakan kesehatan atau tidak menyukai rasa pahit, pilihlah coklat dengan kadar kakao yang persentasenya mencapai 70%.
3. Adanya lemak nabati memengaruhi tekstur dan penggunaan
Kebanyakan coklat siap konsumsi dalam berbagai bentuk kemasan telah ditambahkan minyak nabati sehingga teksturnya lembut saat dimakan. Jenis coklat semacam ini lebih Tahan Lama selama kemasan belum dibuka. Kemudian, untuk coklat yang tidak menggunakan minyak nabati karakteristiknya lebih mudah mencair.
Apabila Anda mencari coklat yang dapat dipakai sebagai bahan pelengkap dalam pembuatan kue, coklat yang tanpa tambahan minyak nabati lebih tepat dipilih. Kemudahannya mencair membuat coklat lebih cepat merata dan menyatu ke dalam adonan.
4. Perhatikan jumlah kalori, zat aditif, dan harganya
Dewasa ini, gaya hidup sehat yang terus dipromosikan telah menggugah banyak orang untuk memperhatikan asupan makanan. Apabila Anda ingin kesehatannya terus terjaga, pilihlah coklat yang rendah kalori. Meski umumnya coklat rendah kalori bercita rasa tidak begitu manis, namun dari segi kesehatan lebih unggul.
Selain melihat jumlah kalori yang tertera pada kolom komposisi pada kemasan, perhatikan juga coklat bahan lainnya semisal pemanis atau pewarna buatan dan sebisa mungkin hindarilah. Untuk terakhir, harga adalah poin yang tak boleh dilewatkan. Pilihlah harga yang pas, karena ada variasi harga dari yang murah sampai termahal tergantung dari bentuk dan ukuran. Agar Anda bisa menyantap coklat secara berkelanjutan, pilihlah coklat yang biji coklatnya berasal dari dalam negeri.
Namun, ketika Anda ingin membelikan coklat sebagai bingkisan atau Hadiah kepada orang tersayang, tidak ada salahnya sesekali membeli coklat merek impor yang biji coklatnya tentu berasal dari luar negeri juga. Meski begitu, Anda kami sarankan memberi kesempatan bagi coklat lokal untuk mulai dikenal banyak orang sebab rasanya juga tak kalah enak
Peredaran hasil olahan biji coklat sudah meluas hingga ke banyak pelosok negeri, termasuk Indonesia. Anda mungkin sudah tidak asing dengan beberapa merek impor. Akan tetapi, bagaimana dengan produk lokal? Untuk itulah, di bagian ini rekomendasikan juga berbagai macam pilihan coklat terenak yang berasal dari brand mancanegara ataupun dalam negeri yang harganya lebih terjangkau. Selamat memilih seperti di bawah ini :
1.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
2.Promo di sini
Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan
3.WoCa Indonesia Chocolate Bar Premium
( Gambar Woca Indonesia chocolate bar premium )
Coklat terbaik dan enak rasanya salah satunya kini telah hadir dari brand WoCa. Produk ini dikemas dalam kemasan 90 gram. Pasalnya, produk tersebut sudah berizin P.IRT dan aman untuk dikonsumsi. Rasa dari produk ini yaitu dark chocolate yang premium. Coklat ini dibuat secara home made, rendah gula, dan halal pastinya. Alhasil, tubuh Anda jadi sehat selama mengkonsumsi coklat bar dari WoCa ini.
Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat coklat ini yaitu berkualitas terbaik. Uniknya, produk ini tidak menggunakan bahan pengawet. Mutu dari coklat tersebut sangat terjamin sehingga membuat banyak orang menyukai produk ini. Anda bisa mengkonsumsinya secara langsung dan sisanya bisa disimpan di dalam Kulkas.
Lokasi :Green Village, Rukan Ginza, Blok C No.29, Nerogtog, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15145
Website : www.arutalacoffee.com
4.Toblerone Dark Chocolate
( Gambar Toblerone dark chocolate )
Toblerone mempunyai koleksi coklat nikmat yang dapat Anda pilih sesuai selera. Akan tetapi, satu varian yang wajib dicoba adalah Toblerone Dark Chocolate. Varian ini menggunakan kakao dengan persentase cukup banyak sehingga rasa pahitnya terasa agak dominan.
Namun, Anda yang tidak menyukai coklat pahit pun tetap bisa mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan Toblerone telah menambahkan milk fat dan madu untuk menekan rasa pahit. Di samping itu, adanya coklat almond yang berpadu ke dalamnya semakin meningkatkan kualitas rasa darinya!
Lokasi : JL Daan Mogot Km.19 SMART MARKET Blok B no.8, RT.003/RW.002, Kb. Besar, Kec. Batuceper, Kota Tangerang, Banten 15122
Website : www.dailymartazzahra.com
5.Chocolate Monggo Milk
( Gambar chocolate monggo milk )
Coklat monggo termasuk merek lokal yang cukup dikenal masyarakat. Pendistribusiannya kini telah lintas pulau sebab banyak orang yang membelinya sebagai buah tangan. Tidak sedikit juga wisatawan asing yang membawa Chocolate Monggo Milk ke negara asalnya, lho!
Terbuat dari biji coklat yang diperoleh dari dataran Jawa, Sulawesi, dan Sumatera, coklat ini merepresentasikan kekayaan dalam negeri. Produsen menerapkan kakao sebanyak 41% ke pada proses produksinya. Menggunakan lemak nabati dari biji-bijian, coklat ini lembut di mulut bahkan di gigitan pertama!
Lokasi :Jl. Rawajati Timur No.AM-7 7, RT.7/RW.2, Rawajati, Kec. Pancoran, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510
Website : www.chocolatemonggo.com
Kesimpulan
Coklat bukan hanya nikmat sebagai santapan dalam bentuk padat. Apabila Anda ingin memanjakan diri setelah aktivitas padat harian, seduhlah coklat dalam bentuk bubuk yang kini juga banyak ditemui produk Coklat Bubuk di pasaran. Bagaimana pun cara Anda menikmati coklat, tetaplah utamakan produk yang rendah kalori dan gula agar tidak memicu penurunan kondisi kesehatan.





