3 Oleh-Oleh Khas Dieng

Daftar Isi

Sekalipun masih tergolong desa, Dieng menjadi tempat wisata yang sangat populer di Indonesia. Pemandangan alamnya begitu menakjubkan sehingga bisa menarik sampai jutaan wisatawan tiap tahun. Hal ini tentunya juga menjadi peluang bagus untuk menyediakan beragam oleh-oleh khas Dieng, baik itu berupa makanan maupun barang dan souvenir. Yuk kita bahas hal-hal menarik tentang Dieng melalui artikel ini.

Sekilas tentang Dieng

Secara geografis, Pegunungan Dieng berada di kompleks Puncak Rogojembangan di sebelah barat, serta Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing di sisi timur. Sedangkan dari sisi administrasi, Dieng masuk dalam beberapa wilayah, yaitu Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, dan Batang. Akan tetapi, inti kawasan wisata Dieng ada di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, dan Dieng Wetan di Wonosobo.

Penduduk di Dieng menjadikan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama, bahkan daerah ini menjadi penghasil Kentang utama di Indonesia. Jadi jangan heran ya kalau oleh-oleh khas Dieng didominasi oleh produk dari tumbuhan. Terkait dengan tujuan wisata, Dieng memiliki beberapa tempat menarik berikut ini.

  • Bukit Sikunir di Desa Sembungan, Wonosobo, Jawa Tengah. Tempat ini terkenal dengan sebutan golden sunrise karena tampilan langit kuning keemasan ketika matahari terbit. Ketinggian Bukit Sikunir mencapai 2.300 mdpl.
  • Telaga Warna yang menjadi salah satu ikon wisata Dieng. Tingginya kandungan belerang pada air danau membuat warna air bisa terlihat berbeda-beda saat disinari matahari. Waktu yang paling ideal untuk mengunjungi Telaga Warna adalah saat pagi atau siang
  • Telaga Pengilon yang sangat jernih, bahkan setiap orang bisa bercermin dari permukaan telaga. Lokasi Telaga Warna dan Pengilon berdekatan dan hanya dipisahkan semacam daratan kecil yang terlihat pada musim kemarau.
  • Telaga Dringo yang berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sepanjang jalur menuju danau, Anda juga bisa menikmati pemandangan kebun teh, hutan lindung, rangkaian bukit dan lembah, serta lahan pertanian.
  • Candi Arjuna yang masuk di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Candi ini menjadi kompleks candi terluas di dataran tinggi Dieng. Terdapat lima bangunan candi dalam kompleks ini, yaitu Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.
  • Kawah Candradimuka yang berasal dari retakan tanah dan menghasilkan gas belerang cukup pekat, tapi masih relatif aman untuk manusia. Kawah pun terlihat berwarna-warni, bisa biru, abu-abu, dan putih. Kawah Candradimuka juga kerap dikaitkan dengan legenda pewayangan Gatotkaca.
  • Sumur Jalatunda yang dalamnya hingga 100 meter. Sumur ini dulunya merupakan kawah gunung berapi yang meletus, menjadi dingin, dan akhirnya membentuk sumur dalam. Banyak yang percaya bahwa sumur ini merupakan salah satu pintu gaib menuju penguasa laut selatan.
Baca Juga:  4 Kulkas 2 Pintu Terbaik

Cara Memilih Oleh-Oleh khas Dieng

Puas mendatangi berbagai tempat wisata di Dieng, berarti saatnya berburu oleh-oleh khas daerah setempat. Tapi kira-kira apa saja ya oleh-oleh khas Dieng yang wajib dibawa pulang? Yuk cari tahu di sini.

  1. Ketahui berbagai oleh-oleh terkenal dari Dieng

Olahan buah carica menjadi salah satu oleh-oleh khas Dieng yang paling terkenal dan mudah ditemukan pada toko-toko. Berikut pembahasan mengenai carica khas Dieng dan aneka oleh-oleh lainnya.

  • Minuman buah Carica

Sekilas, bentuk carica terlihat mirip dengan pepaya tetapi memiliki daging buah berwarna putih. Buah ini sangat melimpah di Dieng, Wonosobo, sehingga masyarakat setempat memanfaatkan carica menjadi oleh-oleh khas Dieng, seperti minuman dan Manisan. Sangat mudah menemukan olahan carica di toko oleh-oleh di Wonosobo, harga tiap cup pun berkisar 1000 sampai 3000-an rupiah saja.

  • Mie ongklok instan

Di Dieng, Wonosobo, dan sekitarnya, ada satu makanan khas yang begitu populer di kalangan wisatawan. Namanya mie ongklok. Makanan ini terbuat dari mie kuning dibumbui dengan rempah khas Wonosobo, dicampur dengan kucai dan sayur kubis, kemudian disajikan bersama sate dan tempe kemul. Saking populernya mie ongklok, sampai ada beberapa produsen yang membuat versi instannya dan memasarkan ke toko oleh-oleh khas Dieng.

  • Purwaceng

Purwaceng adalah tumbuhan yang termasuk dalam suku Apiaceae dan hanya ditemukan di dataran tinggi, salah satunya di Dieng. Akar tumbuhan ini dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan, sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai minuman tradisional. Anda pun bisa menemukan minuman berbahan purwaceng dari toko oleh-oleh khas Dieng terdekat, kok.

  • Kacang Dieng

Jika Anda bosan dengan camilan berbahan kacang tanah, atau peanut, mungkin perlu mencoba oleh-oleh khas Dieng satu ini. Ukuran kacang dieng tergolong besar, pipih, dan biasanya diolah dengan cara digoreng.

  • Terong belanda

Sekilas, tampilan terong Belanda mirip dengan buah tomat tetapi kulitnya berwarna lebih gelap. Ketika sudah matang, rasa terong Belanda agak mirip dengan buah markisa sehingga masyarakat Dieng mengolahnya menjadi sirup, lalu memasarkan ke berbagai toko oleh-oleh khas Dieng. Tertarik mencoba?

  • Opak singkong

Bagi para pecinta makanan gurih dan renyah, wajib banget membeli oleh-oleh khas Dieng satu ini. Pembuatan opak singkong diketahui minim campuran sehingga aroma maupun rasa singkongnya masih benar-benar melekat.

  • Tempe kemul

Oleh-oleh khas Dieng ini dibuat dari tempe yang dikemuli atau diselimuti dengan tepung terigu berbumbu. Rasanya gurih, teksturnya renyah di luar tapi lembut di dalam, sangat cocok dikonsumsi hangat-hangat setelah Anda menjelajahi keindahan alam Dieng.

  • Keripik kentang
Baca Juga:  15 Rekomendasi Yoghurt Terbaik dan Terenak 2024

Sebagai salah satu komoditi utama, tentu sangat mudah menemukan olahan kentang di toko oleh-oleh khas Dieng. Keripik kentang, salah satunya. Oh, ya, beberapa produsen ada yang mencampurkan bahan kentang untuk keripik ini dengan singkong, dan tercipta camilan yang dinamakan combro kentang.

  1. Cari tahu juga lokasi toko oleh-olehnya

Selain mengetahui oleh-oleh khas Dieng apa saja yang akan dibeli, tentu Anda juga perlu mencari tahu toko untuk membeli semua produk tersebut. Berikut di antaranya.

  • Seleraku Pusat Oleh-Oleh Wonosobo

Di jalur utama Wonosobo menuju Dieng, ada satu toko oleh-oleh khas Dieng yang sangat lengkap, namanya Seleraku Pusat Oleh-Oleh Wonosobo. Di sini juga sudah disediakan peta menuju Dieng, jadi Anda bisa membaca-bacanya terlebih dahulu untuk mengetahui gambaran Medan yang akan dilalui.

  • Maknohan Oleh-Oleh Khas Dieng Wonosobo

Toko Maknohan Oleh-Oleh Khas Dieng terletak di jalur utama Wonosobo – Temanggung, tepatnya di Sudungdewo, Kertek, Kedewan, Wonosobo. Selain pilihan oleh-oleh yang cukup lengkap, di sini juga tersedia rumah makan yang menyajikan makanan khas daerah setempat.

  • IGM Shop

IGM Shop Pusat Oleh-Oleh Khas Dieng menjual cukup banyak produk, salah satunya minuman carica dan oleh-oleh lainnya. Selain makanan, souvenir dan merchandise khas Dieng pun bisa ditemukan di sini. Pusat toko IGM Shop berlokasi di dekat Pos Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng dan Kawah Sikidang.

Untuk memudahkan Anda menemukan produk oleh-oleh khas Dieng yang enak dan tentunya sesuai budget, di bawah ini sudah ada ulasan lengkapnya.

1.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

2.Promo di sini

Jika anda tertarik untuk memasang klinik Anda disini, silahkan kontak kami di halaman pasang iklan

3.Minuman Buah Carica Khas Dieng

Rekomendasi buah

( Gambar minuman buah carica khas dieng )

Harga Minuman Buah Carica memang murah, tapi justru itulah yang membuatnya laris manis di kalangan wisatawan. Untuk mendapatkan oleh-oleh khas Dieng ini, buah carica yang masih fresh direbus sampai teksturnya jadi lebih empuk, kemudian dikemas dalam rendaman air gula supaya lebih tahan lama. Minuman terasa manis, asam, dan menyegarkan, cocok sekali menemani Anda sepulang menyusuri berbagai tempat wisata di Dieng. Karena dikemas dalam cup kecil isi 60 mL, harga satuannya sekitar 2000-an rupiah saja.

Lokasi : Jl. Dieng No.12, Parikesit, Kec. Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56354

Website : www.carica.co.id

4.Kacang Dieng Khas Wonosobo

Rekomendasi dieng

( Gambar Kacang dieng khas wonosobo )

Cari oleh-oleh khas Dieng yang murah, enak, tahan lama, dan cocok dibagi-bagi? Kacang Dieng jadi jawaban paling tepat. Bahan untuk membuatnya sederhana saja, ada kacang dieng, bumbu, dan minyak, tapi soal rasa, hmm tidak kalah dari kacang mahal deh!

Beberapa review mengatakan bahwa bentuk kacang dieng ini mirip dengan kacang koro, tetapi lebih besar-besar. Tidak perlu siapkan uang banyak-banyak untuk membeli sebungkus oleh-oleh khas Dieng ini, sebab harganya cuma 20 ribuan rupiah.

Baca Juga:  3 Kemeja Pria Formal Terbaik

Lokasi :Jl. Dieng kulon, RT.01/RW.01, Karangsari, Dieng, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456

Website : www.shopee.co.id

5.Petos Tempe Kemul

Rekomendasi petos

( Gambar Petos tempe kemul )

Tempe kemul merupakan salah satu gorengan favorit wisatawan yang berkunjung ke Dieng, tapi sayangnya kurang tahan lama ketika dibawa pulang jadi oleh-oleh khas Dieng. Nah untuk mengatasi hal tersebut, masyarakat setempat akhirnya membuat Petos, alias tempe atos (keras), berbahan tempe kemul. Rasa tetap sama dengan gorengan tempe kemul, tapi dalam versi lebih renyah saja. Tertarik? Harganya sekitar 18 ribuan rupiah untuk kemasan 200 gram.

Lokasi :Siwadas, RT.002/RW.003, Siwade, Tegalsari, Kec. Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56353

Website : www.kabarwonosobo.

Fun Facts tentang Dieng

Mau kenal lebih jauh lagi tentang Dieng, selain tempat wisata dan aneka oleh-oleh khas Dieng? Ini dia berbagai fakta menarik mengenai Dataran Tinggi Dieng.

  • Dipercaya sebagai tempat dewa dan dewi bersemayam. Nama Dieng sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta, ‘di’ artinya tempat yang tinggi, dan ‘hyang’ yang berarti kahyangan. Kalau digabung menjadi daerah pegunungan tempat dewa dan dewi bersemayam.
  • Anak Bajang merujuk pada anak-anak Dieng yang terlahir dengan rambut gimbal secara alami. Anak ini dipercaya merupakan keturunan leluhur Dieng, yakni Kyai Kolodeth.
  • Salju juga terjadi di Dataran Tinggi Dieng, terutama pada bulan Juli-Agustus. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai bun upas atau embun beracun, karena bisa menyebabkan tanaman komoditas pangan mengalami kematian.
  • Desa Sembungan yang berada di Dieng merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa, karena letaknya ada di ketinggian 2300 mdpl. Di desa ini lah objek wisata, seperti Bukit Sikunir dan Telaga Cebong berada.
  • Domba Dieng diketahui memiliki bulu yang cenderung lebih tebal dibandingkan domba lokal lain. Domba ini merupakan jenis domba Texel asal Belanda yang didatangkan sekitar tahun 1954 dan 1955.

Kesimpulan

Lokasi dieng yang berada di ketinggian lebih dari 1000 mdpl membuatnya punya pemandangan alam begitu menakjubkan, bahkan bisa mendatangkan sejuta wisatawan dalam setahun. Pada artikel ini telah dibahas mengenai beberapa tempat wisata di Dieng, lengkap dengan daftar beberapa oleh-oleh khas Dieng.

 

 

 

Danes Wara

Danes Wara merupakan salah satu penulis aktif di bilik.id. Pria yang biasa di panggil Mas Danes ini sangat senang menulis artikel dan hobi traveling.

https://barisandepan.com

Search

Popular Posts

maintenance web resolusiweb

Bilik.id adalah portal berita terkini dan terbaru yang menyajikan informasi akurat, terpercaya, dan aktual dari Indonesia dan dunia. Dapatkan update harian seputar politik, ekonomi, teknologi, hiburan, dan gaya hidup.

© 2020 – 2025 Bilik.id. All Rights Reserved by Jasa Pembuatan Website.