Rekomendasi jacob campbell h2uzMQtlInk unsplash

3 Oli Motor Matic Terbaik

Selain sebagai pelumas, oli berfungsi merawat dan menjaga mesin pada motor matic agar dapat bekerja secara maksimal. Supaya motor matic awet dan tarikannya enteng, Anda perlu mengganti oli dua bulan sekali atau saat mencapai 1.500 km. Lantas, oli apa yang bagus untuk motor matic?

Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan cara memilih oli motor matic yang disusun bersama guru teknik otomotif, Ayi Adiana. Kami mengulas tentang kode SAE oli motor matic, kekentalan, dan kode API-nya. Setelah itu, kami juga memberikan rekomendasi merek oli motor matic terbaik, seperti Shell, Castrol, dan AHM.

Apakah oli motor matic berbeda dengan oli motor manual

Pembeda utama antara oli motor manual dan motor matic bisa dilihat pada kode JASO (Japanese Automotive Standart Association) di kemasannya. JASO MA dibuat khusus untuk motor dengan transmisi manual, sedangkan JASO MB khusus untuk motor transmisi otomatis atau matic. Motor matic masih bisa menggunakan JASO MA untuk kebutuhan darurat. Sebaliknya, JASO MB tidak bisa digunakan di motor manual karena tidak ada kandungan untuk melumasi kopling.

Untuk waktu penggantian oli, Anda bisa berpatokan pada waktu atau jarak tempuh, tergantung sisi mana yang tercapai lebih dahulu. Serupa dengan motor manual, oli motor matic perlu diganti setiap 2 bulan sekali. Opsi lainnya, Anda dapat mengganti oli setiap jarak tempuh 1.500 km. Biasanya di atas jarak tempuh tersebut sudah tidak ada pelumasan dan warnanya menghitam. Untuk lebih amannya, Anda bisa mengganti oli setiap 1.000 km.

Baca Juga:  10 Rekomendasi Hanger Baju Terbaik 2024

Cara memilih Oli Motor Matic

Meski Anda dapat menyerahkan penggantian oli melalui bengkel motor, akan lebih baik jika Anda mengetahui langsung spesifikasinya. Terlebih lagi, Anda juga sudah mengetahui perbedaan oli motor matic dan motor manual. Nah, sebelum kami memberikan rekomendasi oli terbaik untuk motor matic, ada beberapa poin yang harus Anda perhatikan. Yuk, simak baik-baik!

1.Motor baru menggunakan SAE 10W-30 dan 10W-40 untuk sehari-hari; Untuk motor lama, pilih oli mineral yang lebih kental

Kode SAE dariSociety of Automotive Engineers mewakili tingkat kekentalan oli. Angka depan menunjukkan toleransinya pada suhu rendah. Makin kecil angka depannya, makin tinggi toleransinya terhadap suhu rendah. Angka depan yang kecil juga menandakan oli lebih encer. Sementara itu, angka di belakang menunjukkan toleransinya pada suhu tinggi. Makin besar angka belakangnya, makin tinggi pula toleransinya terhadap suhu tinggi. Suhu tinggi bisa diakibatkan dari cuaca, kondisi jalanan, dan kerja mesin motor.

Salah satu cara mudah memilih SAE oli motor adalah mengikuti rekomendasi dari pabrikan motornya. Untuk penggunaan sehari-hari, mengikuti spesifikasi pabrikan sudah cukup. Biasanya, SAE yang direkomendasikan untuk motor-motor terkini adalah 10W-30 dan 10W-40. Jika sudah sudah punya preferensi pribadi, kode SAE bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk motor keluaran lama, direkomendasikan oli SAE 15W/20W-40 yang lebih kental. Jenis motor ini membutuhkan oli kental karena menggunakan silinder baja. Anda bisa mengecek hal ini di bagian stripping atau blok mesin. Oli yang lebih kental juga direkomendasikan untuk motor dengan usia di atas 5 tahun karena toleransi antarkomponennya sudah melebar. Jika menggunakan oli encer, suara mesin akan lebih berisik karena pergesekan antarkomponennya tidak teredam.

Kandungan lain yang diperlukan untuk mesin motor lama adalah mineral. Mengingat motor lama cenderung memiliki tingkat keausan mesin yang tinggi sehingga butuh kandungan alami dari mineral. Selain itu, mesin motor lama juga cenderung cepat panas. Dibutuhkan oli mineral karena memiliki tingkat penguapan yang rendah. Namun, produknya lebih jarang di pasaran sehingga Anda tidak harus mengutamakan oli mineral jika tak bisa mendapatkannya.

2.Untuk fleksibilitas dan ketahanan saat touring, utamakan oli yang lebih encer dengan kandungan full synthetic

Oli dengan unsur mineral yang tinggi menjadi jenis oli yang paling direkomendasikan karena kandungan alaminya yang aman untuk mesin. Kekurangan oli ini terletak pada jarak tempuh yang lebih pendek sehingga masa pakainya juga lebih cepat. Tingkat kekentalan oli juga tinggi sehingga kurang cocok untuk motor dengan mesin baru. Oleh karena itu, oli mineral jarang ditemukan. Pilihan yang tersisa adalah oli semi-synthetic dan oli full synthetic. 

Oli semi-synthetic

Oli semi-synthetic memiliki daya tahan lebih lama dan perlindungan lebih baik dibanding oli mineral. Jarak tempuh oli ini pun lebih jauh dari oli mineral. Selain itu, harga olinya juga lebih terjangkau daripada olifull synthetic. Jenis oli ini bisa dipakai untuk Anda yang menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Drum Elektrik untuk Pemula Terbaik

Oli full synthetic

Oli full synthetic direkomendasikan untuk pemakaian saat touring karena memiliki ketahanan yang tinggi. Pengendara yang sering touring biasanya butuh endurance yang tinggi. Oli full synthetic dengan SAE 5W-40 atau 10W-40 merupakan pilihan yang umum untuk touring karena fleksibel di berbagai kondisi, bahkan dataran tinggi sekalipun. Oli yang lebih encer juga akan membuat motor terasa lebih agresif. Namun, oli motor yang lebih encer dari 10W tidak terlalu umum di pasaran.

Motor matic juga bisa menggunakan oli mobil, lho! Oli mobil hanya melumasi bagian mesin, tidak termasuk transmisi dan kopling. Oleh karena itu, ada persamaan karakter antara oli mobil dan oli motor matic. Oli motor umumnya terbatas pada tingkat kekentalan 10W. Sementara itu, oli mobil tersedia dalam tingkat kekentalan 5W dan 0W sehingga bisa disesuaikan dengan preferensi Anda.

3.Demi ketahanan yang lebih tinggi dalam penggunaan sehari-hari, pertimbangkan kode API yang paling baru, misalnya SN

API (American Petroleum Institute) adalah kode yang merujuk pada teknologi dari oli. Makin baru kode API yang tertera, makin baru pula teknologinya. Oli motor yang beredar di pasaran umumnya menggunakan kode API SJ sampai SN.

API SJ: Untuk mesin tahun 2001 atau sebelumnya.

API SL: Untuk mesin tahun 2004 atau sebelumnya.

API SM: Untuk mesin tahun 2010 atau sebelumnya.

API SN: Untuk mesin tahun 2020 atau sebelumnya.

SN merupakan salah satu API yang paling baru sehingga teknologinya lebih tinggi. Makin baru teknologi API, makin rendah pula tingkat penguapannya saat cuaca panas. Karena itu, API SN akan berguna untuk pengendara motor yang sering menghadapi kemacetan di perkotaan.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Merk Roti Tawar Terbaik yang Cocok untuk Sarapan

Makin lama kendaraan terjebak di kemacetan, mesin cenderung cepat panas sehingga penguapannya pun makin tinggi. Dengan API terbaru, ketahanannya akan lebih lama. Oli dengan API terbaru biasanya juga sudah disesuaikan dengan tuntutan mesin kendaraan baru.

Ini lah beberapa merek oli terbaik yang di gemari oleh sebagian masyrakat di bawah ini :

1. Motul Scooter LE 4T 10W-30

 

Rekomendasi motul

                                                                    ( Gambar oli Motul Scooter )

Di formulasikan dengan teknologi HC-Tech, sangat baik untuk perlindungan mesin

Oli dari Motul ini memperhatikan kinerja dari motor matik yang memang di ciptakan untuk mobilitas tinggi di jalanan. Kode JASO MB yang disematkan memastikan performa motor akan mantap. Motor akan irit BBM karena kinerja oli yang mengurangi friksi internal.

Oli motor matik ini memiliki tingkat emisi yang rendah karena didukung oleh teknologi Low Emission (LE). Oli ini juga diformulasikan dengan teknologi HC-Tech yang meskipun meminimalkan emisi, tetapi tetap memberikan perlindungan terhadap mesin. Bagi Anda yang ingin mesin motor matik awet, silakan gunakan oli ini.

Lokasi : Gedung 18 Office Park, Jl. TB Simatupang, Kebagusan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Website : www.motul.com

2. Shell Advance 4T AX7 Scooter

 

Rekomendasi shell

                                                            ( Gambar oli sheel advance scooter )

Mesin bebas gumpalan kotoran yang mempermudah akselerasi

Oli mesin matik satu ini pas untuk Anda yang kerap menempuh perjalanan jauh dengan medan lurus tanpa banyak hambatan. Kandungan Shell Active Cleansing diklaim dapat membersihkan mesin dari kotoran berlebih meskipun dipakai dalam jarak tempuh yang cukup jauh.

Terbebas dari gumpalan kotoran dapat berimbas pada peningkatan kinerja mesin,  hasilnya, akselerasi pada motor matik anda makin meningkat. anda pun jadi makin cepat sampai tujuan.

Lokasi : Jl. Letjen TB Simatupang No. 20 Cilandak Timur Cisarua Jakarta Selatan DKI Jakarta, RT.1/RW.2, Cilandak Tim., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560

Website : www.shell.co.id

3. Astra Honda Motor AHM Oil SPX2

 

Rekomendasi astra

                                                      ( Gambar Astra honda motor AHM Oil )

Memberikan perlindungan mesin dan daya tahan terhadap temperatur tinggi

Produk dengan formulasi Superior Protection Expert ini memiliki keunggulan dalam melapisi permukaan logam pada mesin secara maksimal. Formulasi ini juga menjadikan oli motor dapat menjangkau celah sempit. Dengan begitu, beban mesin akan berkurang.

Bagi anda pengguna sepeda motor merek Honda matik, oli ini adalah pilihan yang tepat. Oli ini dapat melindungi  dari segala komponen mesin dari keausan akibat gesekan. Oli motor matik Honda ini juga dapat menjaga kestabilan kekentalan oli terhadap perubahan temperatur yang ekstrem.

Lokasi : Jl. Laksda Jl. Yos Sudarso No.2, RT.8/RW.9, Sunter Jaya, Kec. Tj. Priok, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350

Website : www.astra-honda.com